RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan empat ruas jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendorong munculnya pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan pembangunan infrastruktur pada masa kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan rusak. Pemerintah daerah juga mengarahkan pembangunan untuk membentuk jaringan konektivitas yang lebih merata.
Empat ruas jalan yang masuk dalam program tersebut yakni Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede, Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong, Tanjungsari-Sukawangi, serta Babakan Madang-Pasir Angin.
“Penanganan ruas Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede diarahkan untuk memperkuat konektivitas pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dengan wilayah Bojonggede dan kawasan sekitarnya,” ujar Ajat.
Ruas Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede juga direncanakan terhubung dengan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang). Konektivitas tersebut nantinya diperkuat melalui rencana pembangunan Flyover Bomang untuk mengatasi hambatan akibat perlintasan rel sekaligus memperlancar akses menuju pusat pemerintahan di Cibinong.
Sementara itu, rekonstruksi Jalan Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah Bogor Barat. Peningkatan akses ini diharapkan dapat mendukung penguatan desa dan membuka peluang munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Peningkatan akses tersebut diharapkan mendukung penguatan desa sekaligus membuka ruang bagi munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor,” kata Ajat.
Di wilayah timur, rekonstruksi Jalan Tanjungsari-Sukawangi diarahkan untuk meningkatkan konektivitas hingga kawasan perbatasan Kabupaten Cianjur.
Peningkatan ruas tersebut diharapkan memperlancar jalur distribusi masyarakat dan kegiatan ekonomi antardaerah sehingga akses menuju wilayah timur Kabupaten Bogor semakin terbuka.
Adapun rekonstruksi Jalan Babakan Madang-Pasir Angin diproyeksikan menjadi bagian dari jaringan alternatif di kawasan Sentul dan sekitarnya.
Jalur ini diharapkan membantu mengurai arus lalu lintas sekaligus memperkuat hubungan Babakan Madang, Pasir Angin, Citeureup hingga jaringan jalan menuju kawasan Puncak.
Ajat menjelaskan empat ruas IJD tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan konektivitas yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Bogor ingin menghubungkan pusat pemerintahan dengan wilayah barat, timur, kawasan strategis Sentul hingga daerah perbatasan.
Dalam satu tahun pertama kepemimpinan Rudy Susmanto, Pemkab Bogor mencatat pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 516,83 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah.
Pembangunan tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarkecamatan, memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka akses bagi kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan infrastruktur.












Komentar