RASIOO.id – Pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Di tengah dinamika sosial yang berkembang, kader Ansor justru mendapat pesan tegas untuk menjadi bagian dari penjaga ketenangan di Tangerang Raya.
Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Banten menginstruksikan seluruh kader di wilayah Tangerang Raya agar tidak mudah terpancing provokasi maupun terpengaruh informasi yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
Ketua PW GP Ansor Provinsi Banten, Tb. Adam Ma’rifat, meminta kader tetap tenang dalam menyikapi berbagai persoalan. Menurutnya, komunikasi dan sikap yang sejuk harus dikedepankan agar situasi di Tangerang Raya tetap aman dan kondusif.
“Intinya, kader Ansor se-Tangerang Raya kami instruksikan untuk turut serta menjaga kondusivitas, jangan terprovokasi pihak manapun,” ujar Adam usai pelantikan pengurus GP Ansor Kota Tangerang di Taman Elektrik, Selasa (25/8/2026) malam.
Adam menegaskan, kader Ansor harus mampu menjadi contoh dalam menghadapi berbagai dinamika. Setiap persoalan, kata dia, sebaiknya disikapi dengan kepala dingin dan tidak mengambil tindakan yang justru memperkeruh suasana.
“Jangan sampai ada kader yang terprovokasi. Kita harus bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayah Tangerang Raya,” tegasnya.
Ansor Diminta Hadir sebagai Solusi
Tak hanya mengingatkan soal kondusivitas, Adam juga menitipkan harapan besar kepada jajaran GP Ansor Kota Tangerang yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus memperluas kontribusi Ansor di tengah masyarakat.
“Setelah pelantikan ini, tentu kita berharap kader-kader Ansor semakin solid dan bisa memberikan manfaat di tengah masyarakat,” katanya.
Pesan tersebut langsung mendapat respons dari Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, Midyani. Ia memastikan pihaknya siap meneruskan arahan PW GP Ansor Banten hingga ke seluruh jajaran kader.
Midyani mengatakan, konsolidasi akan diperkuat mulai dari tingkat kota hingga struktur di bawahnya. Kader juga akan terus diarahkan agar mengedepankan komunikasi dan tabayun dalam menghadapi berbagai persoalan.
“PC Ansor Kota Tangerang siap menjaga kondusivitas. Kami akan terus mengarahkan kader agar tidak mudah terprovokasi, tetap mengedepankan komunikasi dan tabayun, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujar Midyani.
Menurut Midyani, Ansor tidak boleh hanya hadir ketika terjadi persoalan. Organisasi kepemudaan tersebut harus mampu mengambil peran nyata dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Kita ingin Ansor hadir sebagai bagian dari solusi, bukan memperkeruh keadaan. Karena itu, kader harus tetap tenang, solid, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi kepengurusan baru GP Ansor Kota Tangerang untuk memperkuat konsolidasi dan memperluas peran organisasi.
Dengan pesan tidak mudah terprovokasi, Ansor Kota Tangerang diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan pemuda yang menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas di tengah masyarakat.









Komentar