RASIOO.id- Ribuan pengemudi angkutan kota (angkot) bergerak menuju Balai Kota Bogor, Kamis 3 September 2026. Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Wali Kota Bogor terkait persoalan angkutan umum yang belakangan menjadi sorotan.
Aksi tersebut berlangsung damai dan kondusif. Massa dari berbagai trayek tiba secara bertahap dengan mendapat pengawalan ketat dari jajaran kepolisian.
Wali Kota Bogor juga menerima langsung perwakilan massa untuk mendengarkan aspirasi para pengemudi.
Untuk memastikan aksi berjalan aman sekaligus mengantisipasi kepadatan di pusat kota, Satlantas Polresta Bogor Kota menerjunkan puluhan personel untuk mengawal pergerakan massa dari sejumlah titik keberangkatan.
Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengatakan pengawalan disiapkan sejak massa mulai bergerak menuju Balai Kota.
“Kami dari Satuan Lalu Lintas menyiapkan pengawalan untuk para aksi sopir-sopir angkot yang akan melaksanakan demo di Balai Kota,” ujar Lukito.
Sejumlah titik keberangkatan menjadi lokasi pengawalan, di antaranya Terminal Laladon dan Bubulak. Pengawalan juga dilakukan dari kawasan Jembatan Bale Binarum, Bogor Timur, hingga Simpang Warung Jambu.
Meski sejumlah armada angkot menggunakan badan jalan di depan Balai Kota sebagai lokasi parkir hingga memakan dua lajur di sisi kiri, kepolisian memastikan arus kendaraan di Jalan Ir. H. Juanda tetap dapat bergerak.
Petugas mengoptimalkan dua lajur di sisi kanan untuk kendaraan yang melintas menuju arah Denpom maupun Jalan Sudirman.
Pengendara Diminta Pilih Jalur Alternatif
Untuk menghindari penumpukan kendaraan di sekitar pusat kota, kepolisian mengimbau masyarakat menggunakan sejumlah jalur alternatif selama aksi berlangsung.
Lukito menyebut pengendara dari arah BTM dapat menuju Jalan Kapten Muslihat. Pengendara kemudian dapat berbelok kiri di kawasan BNI 46 menuju jalur Paledang hingga kembali terhubung dengan Jalan Kapten Muslihat.
Sementara itu, pengendara dari arah Jembatan Merah yang hendak menuju Jalan Juanda maupun Jalan Sudirman dapat berbelok kiri dari Jalan Kapten Muslihat menuju Jalan Dewi Sartika.
Dari jalur tersebut, pengendara dapat mengakses kawasan RS Salak maupun melanjutkan perjalanan menuju Jalan Jenderal Sudirman.
80 Personel Dikerahkan
Untuk menjaga keamanan selama aksi berlangsung, Satlantas Polresta Bogor Kota mengerahkan sekitar 70 hingga 80 personel. Jumlah tersebut mencapai sekitar dua pertiga dari total kekuatan personel lalu lintas.
Pengamanan juga diperkuat personel gabungan dari Sabhara, Raimas, Reskrim, Intel hingga Satnarkoba Polresta Bogor Kota di bawah kendali Kabag Ops.
Lukito memastikan pengawalan tidak hanya dilakukan saat massa tiba di Balai Kota, tetapi akan terus berlangsung hingga seluruh rangkaian aksi selesai.
“Kami akan terus melakukan pengawalan sampai seluruh rangkaian aksi unjuk rasa selesai,” tegasnya.
Kepolisian berharap aksi penyampaian aspirasi tersebut tetap berjalan tertib, sementara masyarakat pengguna jalan diimbau menyesuaikan rute perjalanan untuk menghindari kawasan Balai Kota Bogor selama kegiatan berlangsung.













Komentar