RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyerahkan pendalaman terkait penyebab kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga kepada pihak berwenang. Pemkot tidak ingin menyimpulkan penyebab maupun pihak yang diduga memicu munculnya titik api sebelum ada hasil penyelidikan.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, dugaan mengenai aktivitas warga yang menjadi pemicu kebakaran juga perlu didalami terlebih dahulu oleh pihak yang memiliki kewenangan melakukan investigasi.
“Saya sendiri kan itu harus diputuskannya, didalaminya bukan oleh kita ya,” ujar Dedie, Jumat, 18 September 2026.
Menurut Dedie, munculnya titik api di kawasan TPA Galuga bisa dipengaruhi berbagai faktor. Kondisi cuaca panas dapat menjadi salah satu kemungkinan, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya sumber api dari area lain yang kemudian merembet ke kawasan TPA.
“Bisa jadi api memang karena faktor cuaca panas, kemudian timbul api, atau memang ada pemicu dari tempat lain. Dan bukan kita lah yang memutuskan itu,” tuturnya.
Kebakaran TPA Galuga sendiri mulai teridentifikasi pada 7 September 2026 dan kemudian merambat ke area TPA. Penanganan dilakukan secara gabungan oleh berbagai unsur pemerintah dan instansi terkait.
Untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, pemerintah daerah bersama instansi terkait juga menyiapkan tim gabungan untuk melakukan pemantauan di kawasan TPA Galuga.
Tim tersebut melibatkan enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan menjalankan patroli, pemantauan, dan monitoring secara bergantian selama 10 hari ke depan.
Langkah pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api setelah proses penanganan kebakaran dilakukan. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Bupati Bogor, dan Wakil Bupati Bogor untuk menyusun langkah mitigasi serta pencegahan kebakaran serupa.
Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan kondisi TPA Galuga telah terkendali setelah penanganan dilakukan secara intensif.
Dengan kondisi tersebut, Pemkot Bogor memilih menunggu hasil pendalaman pihak berwenang terkait penyebab kebakaran, sembari memperkuat pengawasan dan langkah pencegahan di kawasan TPA Galuga.















Komentar