Oktober, Dinkes Kota Bogor Targetkan 6.800 Perempuan Jalani Skrining Kanker Payudara dan Serviks

RASIOO.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menargetkan sekitar 6.800 perempuan mengikuti pemeriksaan atau skrining dini kanker payudara dan kanker serviks selama Oktober 2026.

Kepala Dinkes Kota Bogor Erna Nuraena mengatakan, program tersebut digelar dalam rangka Bulan Kanker Payudara Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Dinkes, kecamatan, hingga kelurahan yang menggelar skrining kanker payudara dan leher rahim.

“Targetnya sekitar 6.800 orang,” ujar Erna melalui pesan singkat, Jumat 2 Oktober 2026.

Erna menjelaskan, terdapat dua jenis pemeriksaan yang disiapkan dalam program tersebut. Pertama, pemeriksaan payudara secara klinis atau Sadanis/CBE yang dilakukan oleh tenaga kesehatan.

“Sasaran peserta Sadanis atau CBE yaitu perempuan di atas 20 tahun,” kata Erna.

Sementara itu, pemeriksaan untuk mendeteksi dini kanker serviks menggunakan metode HPV DNA CO Testing IVA. Pemeriksaan tersebut menyasar perempuan berusia 30 hingga 69 tahun.

Erna menyebut, peserta yang ingin mengikuti pemeriksaan harus membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Peserta juga harus dalam kondisi sehat, tidak sedang menstruasi, serta mengenakan pakaian yang nyaman dan mudah diperiksa.

Untuk jadwal pemeriksaan, Erna mengatakan layanan akan berlangsung Senin hingga Jumat. Jadwal pelaksanaan akan diumumkan berdasarkan kelurahan masing-masing.

“Untuk pemeriksaan jadwalnya Senin sampai Jumat, nanti ada pengumuman berikutnya per kelurahan,” tuturnya.

Peserta juga diwajibkan mengisi tautan pendaftaran yang nantinya akan diinformasikan bersamaan dengan jadwal pemeriksaan.

Program skrining ini diharapkan dapat memudahkan perempuan di Kota Bogor mendapatkan pemeriksaan dini, sehingga potensi kanker payudara dan kanker serviks dapat diketahui lebih awal.

Komentar