Revitalisasi Leuweung Batutulis Jadi Taman, Disperumkim Kota Bogor Pilih Tanaman Perdu Demi Keamanan Lereng

RASIOO.id – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor mematangkan rencana penataan kawasan Leuweung Batutulis menjadi Taman Batutulis. Pemilihan jenis tanaman menjadi perhatian utama karena kondisi tanah di kawasan tersebut tergolong labil dan memiliki sumber mata air di bagian bawah tebing.

Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan penataan taman harus mempertimbangkan kondisi lereng agar vegetasi yang ditanam tidak mengganggu kestabilan tanah maupun meningkatkan risiko longsor.

“Ini kan tanah tebingan, kondisi labil. Artinya, di bawah juga masih ada sumber mata air. Nah, kondisi ini yang harus kita pilih, tanaman apa yang tepat di lereng yang tidak mengganggu kestabilan lereng,” ujar Chusnul pada 7 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, Disperumkim tidak akan menggunakan pohon berukuran besar dengan karakteristik akar dan tajuk yang dinilai kurang sesuai dengan kondisi lahan. Salah satu contohnya adalah pohon trembesi yang memiliki tajuk lebat.

Menurut Chusnul, pemilihan vegetasi perlu memperhitungkan potensi gangguan terhadap struktur tanah, terutama ketika kawasan tersebut menghadapi angin kencang.

Sebagai alternatif, Disperumkim akan mengutamakan tanaman perdu atau teh-tehan yang berukuran relatif kecil. Jenis tanaman tersebut dipilih untuk mempercantik kawasan tanpa menambah beban berlebih pada area tebing.

Sementara itu, untuk memperindah area di sekitar jalur pejalan kaki, dinas akan menggunakan tanaman hias jenis kalatea.
“Kalau lahan ini kita ramaikan nanti pohonnya seperti itu. Tidak yang berat-berat untuk menambah beban dari tebingan tadi. Cuma semacam tanaman perdu. Yang penting ramai, tapi tidak mengganggu kondisi stabilitas lereng,” katanya.

Meski mengutamakan tanaman berukuran kecil, Chusnul memastikan kawasan Taman Batutulis tetap akan memiliki pepohonan. Namun, pihaknya tidak akan menggunakan jenis pohon hutan berukuran besar yang dinilai kurang sesuai dengan kondisi lahan.

Adapun jumlah keseluruhan tanaman yang akan ditanam masih dalam tahap penghitungan. Disperumkim akan menyesuaikan jumlah dan jenis vegetasi dengan kapasitas ruang yang tersedia.

Sebagai gambaran, area di atas jalur pejalan kaki diperkirakan mampu menampung sekitar 300 tanaman hias kalatea.
Penataan ini diharapkan dapat membuat kawasan Leuweung Batutulis lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung, dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta keamanan lereng di sekitarnya.

Komentar