RASIOO.id – Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, masih menunggu penetapan pemenang lelang serta penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Di tengah proses tersebut, pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya akses jalan menuju kawasan PSEL, terus berjalan. Pemerintah Kota Bogor kini berfokus membuka jalur masuk agar akses menuju lokasi proyek dapat tersambung hingga titik sasaran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan akses jalan menuju kawasan PSEL mulai terbuka. Ia menyebut pekerjaan di lapangan kini difokuskan pada trase terakhir sepanjang kurang lebih 250 meter.
Pekerjaan tersebut meliputi pembersihan lahan atau land clearing serta pemadatan tanah untuk mendukung kelanjutan pembangunan jalan.
“Pengerjaan di lapangan saat ini tengah difokuskan pada titik trase terakhir sepanjang kurang lebih 250 meter, yang mencakup tahap land clearing serta pemadatan tanah,” ujar Estiningsih, Senin, 12 Oktober 2026.
Pemkot Bogor menargetkan pembangunan jalan menuju kawasan PSEL dapat diselesaikan secara menyeluruh pada 2027. Untuk saat ini, prioritasnya adalah memastikan akses masuk terbuka dan dapat tersambung hingga ujung kawasan proyek.
Sementara itu, proses penetapan pemenang lelang dan penyelesaian dokumen AMDAL masih menjadi tahapan yang dinantikan sebelum proyek berlanjut ke tahap berikutnya.
Estiningsih menjelaskan, pengurusan dokumen lingkungan, dokumen lalu lintas, serta perizinan pendukung lainnya ditangani oleh pemerintah pusat melalui instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (LH).
Adapun Dinas PUPR Kota Bogor berfokus pada penyediaan dan penataan akses jalan menuju lokasi PSEL.
Dengan demikian, pembangunan akses jalan terus berjalan, sementara kepastian tahapan lelang dan kelengkapan dokumen lingkungan masih menjadi bagian penting dalam kelanjutan proyek PSEL Kayumanis.















Komentar