RASIOO.id – Peternak domba di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mendapat pelatihan cara memperkirakan umur domba melalui pemeriksaan gigi. Keterampilan ini penting untuk membantu peternak memilih ternak sesuai kebutuhan dan mengurangi risiko kerugian saat membeli domba.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Terpusat dan Terpadu Sekolah Vokasi IPB University Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Desa Lembur Sawah RT 02/RW 02, Kelurahan Mulyaharja, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Kegiatan dipimpin drh. Tetty Barunawati Siagian, M.Si., dan diikuti anggota Kelompok Tani Dewasa (KTD) Alam Jaya Makmur serta mahasiswa Program Studi Paramedik Veteriner Sekolah Vokasi IPB University.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari cara mengenali gigi susu dan gigi permanen pada domba. Pergantian gigi seri bawah dapat menjadi salah satu petunjuk untuk memperkirakan umur ternak.
Domba muda umumnya memiliki gigi seri susu berukuran lebih kecil. Seiring bertambahnya umur, gigi tersebut akan berganti secara bertahap menjadi gigi permanen.
Melalui penjelasan dan praktik langsung, peternak belajar menggunakan kondisi gigi sebagai salah satu dasar untuk menilai umur domba. Pengetahuan ini dapat membantu mereka mempertimbangkan ternak yang akan dibeli, baik untuk pembibitan, penggemukan, maupun penjualan.
drh. Tetty Barunawati Siagian mengatakan, kemampuan memperkirakan umur ternak menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki peternak.
“Peternak perlu memiliki pengetahuan yang cukup ketika memilih atau membeli domba. Salah satunya adalah mengetahui cara memperkirakan umur ternak melalui pemeriksaan gigi. Dengan keterampilan ini, peternak diharapkan dapat lebih cermat dalam menilai ternak yang akan dibeli dan mengurangi risiko kerugian akibat ketidaksesuaian informasi umur dari penjual,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengetahuan mengenai umur domba juga membantu peternak merencanakan pengelolaan usaha secara lebih terarah. Pemilihan ternak yang sesuai dengan tujuan pemeliharaan dapat mendukung kegiatan pembibitan, penggemukan, hingga pemasaran.
Penyuluh kesehatan Kelurahan Mulyaharja, Agus Faisal, turut mendukung pelatihan tersebut. Menurutnya, edukasi praktis seperti ini memberikan keterampilan yang bisa langsung diterapkan peternak dalam kegiatan sehari-hari.
Selain memberikan manfaat bagi peternak, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa Program Studi Paramedik Veteriner Sekolah Vokasi IPB University untuk belajar langsung di lapangan. Mahasiswa dapat menghubungkan pengetahuan perkuliahan dengan kebutuhan masyarakat peternak.
Melalui pelatihan ini, KTD Alam Jaya Makmur diharapkan semakin terampil menilai umur domba dan mengambil keputusan saat memilih ternak. Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Sekolah Vokasi IPB University dalam meningkatkan kapasitas peternak melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.












Komentar