Detik Terakhir Menegangkan! Atlet Subang Menang Usai Lawan dari Cimahi Didiskualifikasi di Porprov Jabar 2026

RASIOO.id – Pertandingan penuh ketegangan tersaji pada partai ketiga cabang olahraga pencak silat Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XV Jawa Barat 2026. Atlet Kabupaten Subang, Boy Valentino, dinyatakan sebagai pemenang setelah lawannya dari Cimahi didiskualifikasi akibat melakukan pelanggaran berat pada detik terakhir pertandingan, Kamis, 5 November 2026.

Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan kelas F putra yang hampir berakhir. Saat waktu pertandingan hanya menyisakan satu detik, atlet dari sudut merah diduga melancarkan serangan ke arah leher Boy Valentino.

Pelatih IPSI Kabupaten Subang, Dani Aryawan, menjelaskan bahwa insiden tersebut langsung memicu ketegangan di atas matras. Serangan yang dilakukan lawan dinilai melanggar aturan pertandingan pencak silat.

“Oh iya, tadi di partai ketiga, kebetulan tinggal satu detik terakhir dalam kemenangan atas nama Boy Valentino, lawannya sudut merah memukul bagian arah tenggorokan atau leher,” ujar Dani usai pertandingan.

Menurut Dani, serangan ke bagian leher ke atas merupakan pelanggaran dalam pertandingan pencak silat. Akibat insiden tersebut, Boy mengalami gangguan pada bagian dalam tubuhnya sehingga tim medis menyatakan dirinya tidak layak melanjutkan pertandingan atau unfit.

“Dinyatakan mereka itu pelanggaran, karena di dalam silat pertandingan ini tidak boleh memukul atau serangan mengarah leher ke atas. Maka dinyatakan pelanggaran, karena ini mungkin gejalanya ada sobek di bagian dalam, maka dinyatakan unfit,” jelasnya.

Dani menegaskan, meskipun Boy sebenarnya unggul dalam perolehan angka, keputusan diskualifikasi terhadap lawannya tetap diberlakukan setelah insiden tersebut.

“Meskipun kami juga memang dalam keadaan menang angka, tetapi karena ini unfit, maka dia didiskualifikasi,” imbuhnya.

Meski berhasil mengamankan kemenangan, kondisi Boy Valentino masih menjadi perhatian tim pelatih. Pihaknya berharap atlet tersebut dapat segera pulih sehingga bisa kembali bertanding pada babak selanjutnya.

“Alhamdulillah Subang menang, mudah-mudahan besok dalam keadaan fit bisa bermain, tergantung kepada keputusan medis atau dokter,” kata Dani.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, membenarkan bahwa atlet tersebut telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Iya benar, dirujuk ke rumah sakit,” ujar Dedy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Ia menjelaskan, rujukan tersebut merupakan bagian dari prosedur penanganan medis yang diterapkan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI bersama panitia pelaksana.

“Setiap penanganan medis dari tim langsung dirujuk ke rumah sakit agar bisa ditangani maksimal,” pungkasnya.

Kemenangan Boy Valentino menjadi hasil penting bagi kontingen Kabupaten Subang. Namun, kepastian dirinya dapat kembali turun ke gelanggang masih menunggu hasil pemeriksaan dan keputusan tim medis.

Komentar