Polisi Selidiki Dugaan Guru SD di Klapanunggal Bogor Cabuli Muridnya

RASIOO.id – Seorang siswi kelas 4 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor diduga dicabuli oleh gurunya.

Parahnya, dugaan pencabulan ini terjadi di lingkungan sekolah pada saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan. Bahkan, dugaan pencabulan ini disebut sudah berjalan satu tahun lamanya.

Agus, Paman dari siswi diduga korban pencabulan menyebut, pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut beberapa hari yang lalu.

Kepada orang tuanya, kata Agus, siswi kelas 4 SD ini mengaku telah mengalami dugaan pencabulan oleh oknum guru itu sejak satu tahun lalu, tepatnya pada saat korban menduduki kelas 3 SD.

“Kalo terjadi kita belum mengetahui dari kapannya ya, (korban) mengaku kepada orang tuanya itu dari hari Minggu kemarin,” kata Agus, Kamis, 1 Februari 2024.

Baca Juga : Korban Pencabulan Oknum Guru SD di Bogor Alami Trauma, Pengakuan Ibunya Bikin Hati Teriris: Takut Ketemu Cowok

Yang mana, menurut Agus, pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum guru terjadi di dalam sekolah pada saat jam belajar.

“Pengakuan si anak dipegang, dicium, terus diraba-raba pada bagian kemaluan,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, saat ini korban mengalami trauma dan dilarang oleh orang tuanya untuk mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Sementara itu, Kasat Polres Bogor, AKP Teguh Kumara mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pencabulan tersebut, pada Rabu (31/1) kemarin.

“Udah kita terima (laporannya), sekarang dalam lidik, orang tuanya sudah dikasih surat rekomendasi atau rujukan untuk pemeriksaan visum,” kata Teguh.

Selain itu, kata Teguh, langkah awal yang akan dilakukan pihak kepolisian adalah pengambilan keterangan dari korban.

“Jadi pengambilan keterangan dulu si anak didampingi orang tua sama Peksos,” ucapnya.

Adapun yang dilaporkan oleh orang tua siswi kelas 4 ini adalah salah satu oknum guru di sekolah korban.

“Secara umum (dugaan kasusnya) masih pencabulan. Tapi bahannya masih belum bisa kita pastikan, karena si anak belum ngasih keterangan,” Pungkasnya.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar