RASIOO.id – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa sebanyak 194 orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan truk tambang dalam enam tahun terakhir.
Hal ini terjadi karena jalur khusus tambang yang dijanjikan di era kepemimpinan Ridwan Kamil tak kunjung terealisasi.
“Sebanyak 194 orang meninggal dalam enam tahun terakhir akibat truk tambang,” ujar Dedi Mulyadi pada Rabu, 17 Februari 2025.
Dedi menegaskan bahwa di masa pemerintahannya, korban meninggal akibat kecelakaan yang disebabkan oleh truk tambang akan mendapatkan kompensasi sembari proses pembangunan jalur tambang khusus segera direalisasikan.
Ia juga memastikan bahwa keluarga dari 194 korban yang meninggal selama periode kepemimpinan Ridwan Kamil akan menerima kompensasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami akan memberikan kompensasi kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat kelalaian dalam pengelolaan jalan, baik karena faktor pengendara maupun kendaraan bertonase tinggi,” jelasnya.
Politisi Partai Gerindra itu mengungkapkan bahwa kompensasi yang diberikan berupa santunan uang dengan nilai antara Rp50 juta hingga Rp100 juta per korban.
“Meskipun ini datang terlambat, kami tetap memberikan uang duka kepada keluarga korban. Kami menghitung kejadian dalam enam tahun terakhir, dan saya tadi menjanjikan Rp50 juta hingga Rp100 juta per korban meninggal,” kata Dedi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap para korban dan keluarganya, sekaligus memastikan pembangunan jalur khusus tambang dapat segera terealisasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar