RASIOO.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengaku akan melakukan pemantauan langsung kepada standardisasi bangunan pondok pesantren di Kabupaten Bogor untuk memastikan santri dan kiyai berada dalam keamanan dan kenyamanan.
Rudy mengaku, pematauan itu dilakukan agar tidak terjadi kasus bangunan yang menimpa para santri dan kiyai seperti ambruknya bangunan di Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
“Kita akan melakukan menginvetarisasi dan juga berkaca dari berapa pengalaman kemarin yang terjadi di Ciomas Tamansari, lalu di Sidoarjo Jawa Timur, dan ini menjadi pembelajaran kita bersama bahwa kita juga harus melindungi para kyai dan ulama para santri yang tentunya ini aset bangsa yang harus kita jaga bersama-sama,” jelas Rudy, Rabu 22 Oktober 2025.
Baca Juga: Peringati Hari Santri Nasional, Pemkab Bogor Pastikan Berpihak pada Pondok Pesantren
Tak hanya memantau, Pemkab Bogor juga akan membantu pembangunan infrastruktur Pondok Pesantren di Kabupaten Bogor agar Pondok Pesantren yang memiliki bangunan kurang layak, bisa mendapatkan kelayakan infrastruktur dan melakukan kegiatan mengaji dengan nyaman.
“Bantuan pembangunan infrasturktur Ponpes pun menjadi salahsatu prioritas di bidang pendidikan di Pemkab Bogor,” jelas dia.
Selain itu, Rudy Susmanto juga sudah menyiapkan anggaran untuk para santri yang tidak menempuh pendidikan formal dengan menyediakan program kejar paket A dan B.
“Postur APBD di tahun anggaran 2026 salah satunya di pendidikan bersifat formal kita ada kejar paket A paket B, tapi kita berkolaborasi dengan ponpes yang belum berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan,” jelas dia.
“Kita ingin berkomunikasi baik tentunya dari sisi spritual keagamaan anak-anak kita yang berlajar di pondok pesantren mendapatkan ilmu keagamaan yang baik. Kedua dari sisi akademis, anak kita pun yang lulus kami berharap mendapatkan ijazah yang setara dengan sekolah formal,” tutup dia.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar