Jual Miras saat Ramadan, Warung Jamu di Ranggamekar Bogor Digaruk Satpol PP, Puluhan Miras Berbagai Merk Diamankan

RASIOO.ID – Satpol PP Kota Bogor melakukan razia kios dan warung yang diduga menjual minuman keras (miras) di kawasan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Selasa 24 Februari 2026 malam.

Satpol PP Kota Bogor menggaruk kios atau warung jamu yang diduga hanya jadi kedok untuk menjual miras pada bulan Ramadan 2026 ini.

Razia dilakukan karena banyak warga Pamoyanan dan Ranggamekar yang mengeluh dan terganggu dengan aktivitas penjualan miras di kios atau warung jamu di kawasan tersebut.

Hal itu diungkapkan Plt Kasatpol PP Kota Bogor, Pupung W Purnama.

Ia memimpin langsung razia yang dilakukan di sepanjang jalan RE Soemantadiredja.

‎Kecurigaan warga terbukti benar, Satpol PP mendapati puluhan botol minuman beralkohol dari berbagai merk yang sudah siap edar.

‎”Malam ini kami menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan penjualan miras yang berkedok toko jamu,” ujar dia.

‎Ia pun menjelaskan, hasilnya Satpol PP menemukan puluhan botol minuman beralkohol di lokasi tersebut.

‎Hasil dari razia tersebut petugas berhasil menyita 29 botol miras dari berbagai merk sebagai bukti.

‎Barang bukti langsung di bawa dan diamankan sebagai pendataan juga pemeriksaan lebih lanjut di markas Satpol PP Kota Bogor.

‎”Untuk saat ini, masih memberikan toleransi berupa teguran tertulis karena pemilik kios baru pertama kali kedapatan melakukan pelanggaran,” ucapnya.

‎Meskipun berubah teguran, Ia pun menegaskan pengawasan akan terus di perketat agar kejadian tidak terulang kembali.

‎”Karena ini merupakan pelanggaran pertama, kami memberikan peringatan keras kepada pengelola. Namun, barang bukti tetap kami sita dan akan kami pantau secara berkala,” tutur dia.

‎Kehadirannya Satpol PP dianggap aksi nyata pemerintah daerah untuk menjaga ketertiban umum dan menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah.

‎Himbauan Satpol PP untuk warga Bogor untuk melaporkan jika menemukan aktivitas yang sama di wilayahnya.

“‎Aksi razia akan konsisten berlangsung selama di Bulan Ramadan,” tutup Pupung.

Komentar