Perumda Tirta Pakuan Diterpa Isu ‘Dua Matahari’, Muzakkir Tegaskan Tetap Patuh pada Dirut Rino Indira

RASIOO.id – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim baru saja melantik eks Direktur Utama Pasar Pakuan Jaya Muzakkir sebagai Direktur Bisnis dan Pelayanan Perumda Tirta Pakuan, belum lama ini.

Muzakkir akan mendampingi Rino Indira Gusniawan sebagai Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan. Sedangkan posisi Direktur Operasional dijabat Dani Rakhmawan.

Namun, untuk posisi Direktur Administrasi dan Keuangan dikabarkan bakal kembali dilakukan seleksi ulang.

Melihat pengalaman Muzakkir sebagai orang nomer satu di BUMD pasar, banyak yang beranggapan Muzakkir ‘turun grade’ karena hanya mendampingi Rino Indira sebagai dirut di Perumda Tirta Pakuan.

Isu ‘dua matahari’ akan terjadi di Perumda Tirta Pakuan pun mengemuka.

Namun, Muzakir menepis tegas atas kekhawatiran publik mengenai adanya potensi persaingan kepemimpinan atau fenomena “dua matahari” di internal perusahaan.

Hal itu dikatakan Muzakkir saat diskusi dan halal bihalal bersama PWI Kota Bogor, di Mako PWI Kota Bogor pada Kamis 2 April 2026.

‎Muzakir menekankan dalam struktur organisasi, kepemimpinan harus bersifat tunggal agar roda perusahaan berjalan secara harmonis.

‎Ia menyatakan bahwa posisinya sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis memiliki porsi tugas yang jelas dan tidak akan melampaui kewenangan yang ada.

‎”Matahari itu akan satu, tidak mungkin ada dua jadi kalau di Tirta Pakuan, bos saya Rino Indira,” tutur Muzakir kepada Rasioo.id, Kamis 2 April 2026.

‎Ia juga menambahkan bahwa diatas manajemen perusahaan tetapi mengacu kepada koordinasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor sebagai pemilik modal.

‎Selain menjelaskan struktur kepemimpinan, Muzakir juga mengklarifikasi terkait latar belakangnya yang sempat dikaitkan dengan kedekatan politik.

Ia mengakui pernah menjadi bagian dari tim pemenangan Dedie Rachim sebagai wali kota. Namun ia menolak anggapan bahwa jabatannya saat ini adalah sekadar “hadiah”.

‎”Saya masuk ke Tirta Pakuan karena profesional, bukan karena unsur yang lain, jika saya merasa tidak mampu atau tidak siap, saya tidak akan memberanikan diri untuk maju,” ujarnya.

‎Ia mengandalkan rekam jejaknya selama 20 tahun di dunia bisnis sebagai modal utama untuk memajukan aspek pelayanan dan komersial di Tirta Pakuan.

Semebtara itu, Dirut Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan juga mengaku Muzakkir sebagai kawan lama yang sudah berpengalaman di dunia bisnis.

Ia yakin pengalaman dan kemampuannya akan membantu Perumda Tirta Pakuan untuk lebih berkembang.

“Saya kenal Pak Muzakkir sudah lama, jadi saya kira pengalamannya akan membantu kami berkembang. Isu itu boleh jadi berkembang juga karena latar belakang beliau, tapi tentunya kami akan sama-sama mengembangkan Tirta Pakuan,” tutup dia. (Hana)

Komentar