Diduga Cemari Sungai Ciparigi, Mal dan Hotel di Bogor Disorot, Dedie A. Rachim: Segera Kita Cek!

RASIOO.id — Dugaan pencemaran lingkungan mencuat di Kota Bogor. Sejumlah hotel dan pusat perbelanjaan di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, diduga membuang limbah cair ke Sungai Ciparigi.

Sorotan ini muncul setelah Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman, mengungkap adanya aliran limbah dari kawasan komersial seperti Botani Square dan Hotel Santika Bogor yang diduga bermuara ke sungai tersebut.

Menurut Hardi, kondisi air Sungai Ciparigi kerap berubah warna menjadi putih dan mengeluarkan bau tidak sedap. Hal ini diduga kuat berasal dari limbah cair yang dibuang melalui pipa dari kawasan komersial.

“Kita sudah memberikan teguran, baik secara tertulis maupun lisan kepada pihak terkait,” ujarnya.

Namun, hingga kini pihak kelurahan belum menerima hasil uji laboratorium limbah dari pihak hotel maupun mal. Hardi juga mengaku belum mengetahui secara pasti sistem pengelolaan limbah dari lokasi tersebut.

Keluhan serupa datang dari warga. Ketua RT 05/RW 04, Dadi Jumadi, menyebut air limbah yang keluar dari pipa sering menimbulkan bau menyengat seperti septic tank.

“Tidak setiap hari keluar, biasanya saat pengurasan. Tapi kalau keluar, baunya tidak enak dan airnya berwarna putih,” katanya.

Ia juga mengungkap adanya dua pipa yang mengarah ke sungai, satu berukuran kecil diduga dari hotel, dan satu lagi berukuran besar dari pusat perbelanjaan.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Ia mengaku masih menunggu laporan lengkap dari pihak kelurahan dan kecamatan.

“Saya masih menunggu laporan dari lurah dan camat. Nanti kita cek dan kumpulkan data lengkapnya,” ujar Dedie saat ditemui di Kantor BPBD, Kamis, 30 April 2026.

Pemkot Bogor, lanjut Dedie, akan menelusuri secara rinci mulai dari sistem pembuangan limbah, lokasi aliran, hingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Hotel Santika maupun Botani Square terkait dugaan tersebut. Jumat, 1 Mei 2026.

Komentar