RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersiap membuka seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama yang hingga kini masih kosong. Proses lelang jabatan tersebut menjadi langkah strategis guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal sekaligus menghadirkan pemimpin birokrasi yang berintegritas.
Empat posisi yang akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka tersebut meliputi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta satu jabatan Staf Ahli.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Muttaqin, mengatakan proses persiapan open bidding saat ini masih dimatangkan oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Pola seleksi masih dibahas sebelum resmi diumumkan kepada publik.
“Informasi dari Pak Dani sekitar satu minggu lalu, memang akan dilakukan open bidding. Namun apakah seluruh jabatan kosong akan dibuka sekaligus atau hanya sebagian, saya belum mengetahui karena Baperjakat masih memutuskan pola seleksinya,” ujar Jenal saat ditemui di Universitas Pakuan, Rabu (8/7/2026).
Meski proses seleksi tengah dipersiapkan, Pemkot Bogor belum menetapkan jadwal pelaksanaan lelang jabatan. Pemerintah masih menunggu penyelesaian tahapan teknis yang sedang disusun bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor.
Yang menarik, Jenal menegaskan bahwa Pemkot Bogor tidak semata-mata mencari sosok dengan pengalaman kerja paling panjang. Menurutnya, kualitas kepemimpinan justru ditentukan oleh karakter dan integritas seseorang.
“Kriterianya tentu harus berakhlak dan beriman. Pengalaman kerja bukan menjadi faktor utama, tetapi yang paling penting adalah kredibilitas, integritas, dan moralitas. Itu yang harus benar-benar dikedepankan,” tegasnya.
Ia menilai, pejabat yang memiliki integritas tinggi akan mampu menjalankan tugas pemerintahan secara profesional, bersih, dan bertanggung jawab, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin meningkat.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemkot Bogor berharap dapat menjaring aparatur sipil negara (ASN) terbaik yang memiliki kompetensi, kepemimpinan, serta komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Proses open bidding tersebut juga diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang tidak hanya unggul dalam kemampuan manajerial, tetapi juga memiliki integritas sebagai fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat. (Hana)














Komentar