RASIOO.id – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan meminta Pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Se-Kabupaten Bogor memainkan peran menekan angka penyalahguna narkoba.
Hal tersebut ia sampaikan saat pengukuhan pengurus PKK tingkat Kabupaten hingga desa menjadi Duta Narkoba di Auditorium Sekretariat Daerah (Setda), Kamis 9 Maret 2023.
Baca Juga : Diselenggarakan di Bogor, 9 Kota di Indonesia Jadi Percontohan Kota Ramah Keluarga
Iwan mengharapkan, para pengurus PKK bisa melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif tentang bahaya narkoba.
“Penyuluhan, edukasi, sosialisasi, yang dilakukan oleh duta-duta PKK dari tingkat kabupaten, tingkat kecamatan dan tingkat desa terkait bahaya narkoba,” kata Iwan.
Menurut Iwan, PKK bisa menjadi mitra strategis untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, khususnya dalam lingkungan keluarga.
“Mereka bisa mensosialisasikan ke tingkat paling kecil, sampai lingkungan ke rumah,” papar dia.
Iwan mengaku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mendukung secara materi untuk para duta narkoba itu.
“kami akan ada pelatihan BIMTEK terdiri dari BNN yang siap dukung dan dari leading sektor Bakesbangpol. Mungkin nanti ada tambahan (anggaran) itu sebagai tugas khusus.
Sementara, Ketua PKK Kabupaten Bogor, Halimatusadiyah menyampaikan bahwa ada sebanyak 316 pengurus desa, 19 pengurus kelurahan dan 40 pengurus kecamatan yang dilantik.
Kata Halimah, program sosialisasi dan penyuluhan kesehatan itu sudah dilakukan sejak dulu. Namun, tidak spesifik ke penekanan angka penyalahguna narkoba.
“Kita di PKK itu sudah ada di Pokja 1 itu pola asuh anak dan remaja itu sudah kita terapkan, pokja 4 nya masuk ke bidang kesehatan,” papar dia.
Nantinya, lanjut Halimah, para pengurus itu akan diberikan pelatihan agar mereka bisa memberikan edukasi dan sosialisasi secara benar kepada keluarga dan masyarakat.
“Kedepan ada pelatihan, pembinaan buat Duta narkoba dari kecamatan dan desa untuk melakukan edukasi dan Sosialisasi ke masyarakat,” tutup dia.
Reporter : Egi AM
Editor : Ramadhan















Komentar