RASIOO.id – Yayasan Kursi Putih menggelar acara bertemakan Terbang Raih Cita Bersama Kupu di aula Lembah Kawaluyaan, Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu 19 Maret 2023.
KetuaYayasan Kursi Putih, dr. Puteri Airlangga menyampaikan, acara ini melibatkan anak PAUD, sekolah dasar, pondok pesantren hingga ibu-ibu Tim Penggerak PKK di Desa Cihideung Udik.
Lomba mewarnai diikuti siswa PAUD, lomba cerdas cermat tingkat SD dan lomba kreasi tumpeng antar RW serta pertunjukan tari tradisional Sunda dan marawis oleh anak dan remaja Desa Cihideung Udik.
Baca Juga: Yayasan Kursi Putih Gencarkan Budaya Literasi dengan Pojok Buku di Bogor
dr Puteri Airlangga menyebut, lomba cerdas cermat merupakan program pertama yang dilakukan Yayasan Kursi Putih untuk meningkat dan kecintaan masyarakat terhadap literasi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni, Sabtu 18 Maret hingga 19 Maret 2023.
“Lomba cerdas cermat merupakan kesinambungan program literasi Pojok Buku yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan juga melatih jiwa kompetisi pada siswa. Soal-soal cerdas cermat juga kami rancang agar anak-anak lebih mengenal tempat tinggal mereka,” kata dr Puteri Airlangga.
Sebagai puncak acara, warga desa Cihideung Udik disuguhkan pemutaran film pendek “Misti” produksi Yayasan Kursi Putih.
Baca Juga: 907 ASN di Kabupaten Bogor Purnatugas di Tahun 2024, Iwan : Pensiun Bukan Akhir dari Segalanya
Film ini mengisahkan perjuangan seorang anak perempuan yang memiliki cita-cita menjadi sarjana dan menolak tradisi menikah di usia muda. Pemeran film Eliza Nizar dan Herry Cahyono berkesempatan hadir dalam acara talkshow yang diadakan setelah nobar itu.
Herry Cahyono mengaku, bangga bisa bermain di film Misti yang penuh dengan edukasi terhadap masyarakat terkait peran perempuan dalam meraih pendidikan. Meski dirinya berperan sebagai tokoh antagonis, namun ia bangga bisa bermain dalam film Misti.
“Alhamdulillah, film Misti ini disambut baik dan masyarakat sangat antusias menontonnya,” kata Herry Cahyono lelaki jebolan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) tersebut.
Kepala Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, H.Denny mengaku, acara yang digelar Yayasan Kursi Putih itu menginspirasi pemerintah desa (Pemdes), terutama dalam perlombaan yang berhubungan dengan pemajuan literasi.
“Ini diawali kehadiran yayasan Kursi Putih, kita sepakat bahwa akan jadi agenda baru kita untuk lebih konsen di sektor pendidikan,” kata dia.
Baca Juga: Usai Reses Masa Sidang II, Ridwan Muhibi Bawa Aspirasi Pembangunan Sekolah Baru di Dapil IV
Tak hanya dalam pendidikan formal, pendidikan non formal pun akan difokuskan pada peningkatan literasi.
“Kita juga akan ada MTQ dari perwakilan sekolah dan wilayah. Kita ingin potensi itu ada di berbagai sektor, latar belakang. selain pendidikan umum, tapi agama juga ada,” papar H. Denny.
Dia mengaku, perlombaan cerdas cermat yang digagas oleh Yayasan Kursi Putih akan dijadikan perlombaan tahunan di desa tersebut. Ia mengaku akan fokus pada kompetisi atau perlombaan tingkat SD.
“Kita bangun dulu dasarnya yang kuat, kita bangun jiwa kompetisi anak-anak agar mereka berkualitas, sesuai visi-misi kita menciptakan warga desa Cihideung Udik yang punya kualitas,” tutup H. Denny.
Reporter: Egi AM
Editor: Hannan









Komentar