RASIOO.id – Seorang penjual kerupuk kemplang, AA (27) mengaku bahwa dirinya sempat tertipu sebelum akhirnya membunuh wanita, RR di Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Sabtu 25 Februari 2023 lalu.
Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen memaparkan kronologis lengkap sebelum AA membunuh seorang perempuan di jalan raya Limusnunggal.
AA (27) merupakan penjual kerupuk kemplang di Jatinegara. Pada Jumat 24 Februari 2023 pukul 22:00 WIB malam di Stasiun Kereta Jatinegara. Pelaku berniat untuk segera pulang usai seharian berjualan.
“Tapi, tiba-tiba ada pria yang mengaku orang Palembang dan membeli satu bungkus kerupuk dagangan pelaku tersebut, setelah itu laki-laki yang tidak di kenal tersebut mengajak pelaku untuk minum-minuman keras jenis intisari,”kata Zulkarnaen pada Jumat, 24 Maret 2023.
Baca Juga : Niat Ingin Ambil HP, Tukang Kerupuk Kemplang Bunuh Wanita di Bogor
AA kemudian tertarik dengan tawaran tersebut. AA dan orang tak dikenal itu langsung mabuk berdua hingga tertidur.
Sekitar pukul 23:00 WIB, AA terbangun dan tersadar bahwa ada yang hilang usai bermabuk-mabukan itu. Betul saja, barang dagangan beserta tas pinggang yang berisi uang sebesar Rp400 ribu hasil penjualan kerupuk tersebut sudah raib.
“Akhirnya pelaku menumpang kendaraan truk di sekitaran stasiun kereta api Jatinegara dan diturunkan di daerah Bekasi. Kemudian dia sambung lagi menumpangi mobil pick up menuju Cileungsi, akan tetapi karena hujan deras, pelaku turun di dekat toko Superindo, Limusnunggal,” jelas dia.
Namun, saat berteduh, AA ditegur oleh petugas keamanan Superindo agar tidak berteduh di lokasi tersebut. Akhirnya AA pun mengikuti perintah petugas keamanan tersebut.
Namun, beberapa langkah saat hendak pindah, AA melihat seorang perempuan tengah asik memainkan smartphone nya. Dengan kantong tak beruang, terbesit dalam pikiran AA untuk menguasai barang milik RR sehingga terjadilah kejahatan yang mengakibatkan RR kehilangan nyawanya.
“Pelaku melihat korban yang sedang duduk di TKP sambil bermain HP dan posisi korban, membelakangi pelaku yang sedang berjalan kaki. Kemudian pelaku mengambil sebuah balok kayu di depan salah satu bengkel, sekitar TKP dan memukul kepala korban hingga terjatuh dan menusuk korban dibagian leher,”papar dia.
Setelah kejadian tersebut dan berhasil mengambil HP milik korban , AA melarikan diri kembali kontrakannya di daerah Jakarta.
“Selang 5 hari kemudian, pelaku menjual HP korban ke saksi UA, seharga Rp. 150.000 Hasil penjualan HP korban, digunakan untuk membayar kerupuk yang hilang,” papar dia.
Tak sampai satu bulan, aksi AA terendus oleh pihak kepolisian. AA dibekuk usai 25 hari sembunyi dari pencarian polisi.
“Kemudian pada hari Rabu, 21 Maret 2023, sekitar jam 06.00 WIB, di stasiun kereta api Sudimara, Jalan Jombang Raya, No. 37, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan Banten berhasil menangkap AA yang hendak berjualan kerupuk,” tutup dia.
Reporter: Egi AM
Editor : Ramadhan









Komentar