RASIOO.id – Kericuhan suporter pada laga Persib Bandung vs Persis menjadi perhatian Walikota Saolo Gibran Rakabuming. Gibran menyampaikan permohonan maaf kepada tuang rumah Persib Bandung dan para suporter atas insiden tersebut.
“Saya minta maaf untuk keluarga Bandung, teman-teman Persib,” kata Gibran di Balai Kota Solo, dilansir dari sejumlah media online di Solo.
Gibran mengaku menerima banyak laporan soal insiden kemarin, Selasa malam. Bahkan dia juga menerima tangkapan layar provokatif yang menyebabkan kerusuhan terjadi.
“Laporan masuk banyak dari Persib, tangkapan layar, postingan di Instagram yang provokatif. Sudah diurus semua oleh Kevin (komisaris Persis Solo) dan Pak Kapolres. Nanti kami tindak lanjuti,” ujar Gibran.
Sebelumnya, video kericuhan di laga Persib Bandung melawan Persis Solo di Stadion Pakansari, Bogor, beredar di media sosial. Bentrok terjadi padamenit ke 76 saat laga masih berjalan. Wasit sempat menghentikan pertandingan akibat kericuhan tersebut.
Kapolres Bogor, Iman Imanuddin mengatakan, kericuhan diduga berawal dari adanya suporter yang mencoba melompat pagar pembatas. Upaya itu langsung dicegah oleh steward yang berada di lokasi.
“Bermula upaya dari suporter ingin mendekat kemudian disekat oleh steward di dalam. Namun karena ada komunikasi yang sedikit tidak nyambung antara steward dengan suporter sehingga terjadi gesekan. Namun (gesekan) tidak sampai melebar sampai ke bentrokan antar suporter,” ungkapnya.
Adapun imbas karicuhan yakni terdapat bangku penonton mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja dikabarkan terdapat korban luka ringan dan sudah pulang.
“Kursi aja (rusak), kursi penonton. (Korban) cuma luka ringan, tadi pusing aja tapi sudah pulang,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga memastikan kepulangan suporter, official dan pemain dari kedua klub berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada kendala karena mendapat pengawalan hingga wilayah perbatasan.
Akibat bentrok suporter Persib Bandung vs Persis ratusan kursi dan fasilitas stadion Pakansari mengalami kerusakan. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dispora Kabupaten Bogor, Herdi Sukriadi menyebut ada ratusan kursi di tribun selatan dan timur mengalami kerusakan akibat bentrok suporter dua kesebelasan tersebut. Herdi menaksir kerugian mencapai Rp100 juta
“Kerusakan itu tanggung jawab panitia penyelenggara, dalamnya (surat penyewaan atau perizinan) ada peraturan, salah satunya apabila terjadi kerusakan mereka bertanggung jawab penyewa. Malah harusnya sampe kebersihan juga mereka yang bertanggung jawab Karena kita bukan retribusi, kita sewa tempat,”kata Herdi Rabu, 5 April 2023.
Reporter : Egi AM
Editor : Ramadhan














Komentar