RASIOO.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor meminta para camat memonitor aset dan uang dana desa yang ditransfer melalui rekening desa pasca Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 12 Maret 2023 lalu.
Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah menjelaskan, ada 17 desa di Kabupaten Bogor yang menghadapi masa transisi kepemimpinan usai pilkades lalu.
Baca Juga: DPMD Bogor Minta Kades Terpilih 2023 Cairkan ADD di Bulan Mei
“Ke 17 desa ini harus kita cermati jelang pelantikan nanti. Pertama bukan hanya masalah dana transfer yang masuk ke desa, tapi juga ada aset desa,” kata Renaldi Yushab Fiansyah kepada rasioo.id, Jumat, 7 April 2023.
17 desa tersebut, sambung dia, adalah desa yang kadesnya tidak mencalonkan diri lagi di Pilkades 2023 dan kades petahana yang kalah dalam kontestasi kemarin.
Baca Juga: Alhamdulillah ya Allah Akhirnya ADD Cair, DPMD Bogor : Kita Transfer Langsung untuk Enam Bulan
“Terutama incumbent yang kemarin nyalon tapi kalah. Itu harus diwaspadai,” tegas Renaldi Yushab Fiansyah.
Dia meminta para camat untuk memonitor aset-aset di 17 desa usai pelantikan kades baru. Aset-aset itu, lanjut dia, yakni aset yang bergerak maupun aset yang tidak bergerak.
Baca Juga: Pekerjaan Samisade 2022 Selesai Hari Ini, DPMD Minta Inspektorat Turun Gunung
“Bukti kepemilikan harus diamankan, fisik harus dikuasai. Kita minta tolong temen-temen camat berkoordinasi dengan BPD, perangkat desa agar di masa transisi ini tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutup Renaldi Yushab Fiansyah.
Reporter: Egi AM
Editor: Hannan











Komentar