RASIOO.id – Selain melakukan survei elektabilitas calon presiden, Poltracking Indonesia juga melakukan survei elektabilitas terhadap 10 tokoh potensial calon wakil presiden. Dari 10 Nama tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengungguli tokoh lainnya diikuti Sandaga Uno dan Ridwan Kamil.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, terjadi pergeseran peta elektoral calon wakil presiden. Pada simulasi 10 nama cawapres, hanya tiga nama yang elektabilitasnya berhasil menembus angka dua digit dan cukup kompetitif.
“Pada survei Februari, Ridwan Kamil (16.7%), Erick Thohir (16.5%), dan Sandiaga Salahuddin Uno (11.9%),” ujarnya
Baca Juga : Survei Poltracking : Prabowo 33 %, Ganjar 31,1 %, Anies 22,4 %
Sementara nama lainnya, Agus Harimurti Yudhoyono (8.7%), Khofifah Indar Parawansa (6.7%), Mahfud MD (4.8%), Andika Perkasa (2.7%), Puan Maharani (2.5%), Muhaimin Iskandar (2.4%), dan Airlangga Hartarto (1.9%).
Adapun pada survei Maret, Erick Thohir (16.7%), Ridwan Kamil (14.2%), Sandiaga Salahuddin Uno (13.0%), sementara nama lainnya, Agus Harimurti Yudhoyono (8.0%), Khofifah Indar Parawansa (6.9%), Mahfud MD (5.5%), Puan Maharani (3.0%), Muhaimin
Iskandar (3.1%), Andika Perkasa (2.7%), dan Airlangga Hartarto (2.2%).
“Data terbaru pada April, Erick Thohir (17.1%), Sandiaga Salahuddin Uno (15.5%), dan Ridwan Kamil (13.5%), sementara nama lainnya, Mahfud MD (7.8%), Agus Harimurti Yudhoyono (7.7%), Khofifah Indar Parawansa (6.8%), Puan Maharani (3.5%), Airlangga
Hartarto (3.1%), Muhaimin Iskandar (3.0%), dan Andika Perkasa (2.5%),” paparnya.
Hanta Yuda menambahkan, cawapres menjadi variabel yang sangat menentukan dalam Pilpres 2024, karena dalam beberapa temuan survei, hanya terdapat tiga nama Capres kuat dan kompetitif.














Komentar