RASIOO.id – Rojai Supriyadi (56) ayah angkat Arya Saputra, pelajar SMK Bina Warga 1 yang tewas dibacok di Simpang Pomad, Jalan Raya Jakarta Bogor buru-buru berkemas ke Mako Polresta Bogor pada Kamis 11 Mei 2023. Dia mendapat kabar langsung dari Kapolresta Bogor Kota Bogor Kota Bismo Teguh Prakoso atas penangkapan ASR alias Tukul, sekira pukul 13.30 WIB.
Namun polisi menyarankan keluarga Arya Saputra jika ingin melihat tampang ASR alias Tukul datang sore hari setelah polisi yang menangkap buronan tersebut Yogyakarta tiba di Mako Polesta Bogor Kota. Rojai masih sangat marah atas tindakan sadis yang dilakukan para pelaku yang membunuh anaknya.
“Saya pengennya, pengen nonjok, terus terang aja pengen nonjok, cuma karena saya menghargai pihak kepolisian (biar diproses secara hukum),” ujar Rojai saat ditemui wartawan di rumah kontrakannya, Kamis 11 Mei 2023.
Baca Juga : Ini Tampang ASR Alias Tukul Pelaku Utama Pembacokan Arya Saputra Saat Tiba di Polresta Bogor Kota
Rojai mengapresiasi kerja keras kepolisian yang memburu Tukul hingga akhirnya tertangkap. Kabar penangkapan tersebut, kata Rojai membuat keluarga bisa sedikit merasa lega. Namun, Dia berharap ASR alias Tukul yang membunuh anaknya itu dihukum maksimal.
“Hukum seberat-beratnya. Kalau bisa dihukum mati,” katanya.
Baca Juga : Tukul Si Pembunuh Pelajar Bogor Arya Saputra Sembunyi di 4 Wilayah
Kusmiati (51) istri Rojai yang juga ibu angkat Arya Saputra juga berharap demikian. Hukuman mati menurut Ksumiati adalah hukuman setimpal yang bisa membayar kelakuan Tukul terhadap anak angkat yang sangat dia sayangi itu.
“Kalau cuma dipenjara kan Dia bisa keluar lagi (bebas), tapi kalau anak saya tidak kembali lagi,” katanya
Kusmiati mengatakan, nyawa anaknya tidak bisa tergantikan dengan uang berapapun jumlahnya.
“Anak saya tidak bisa dibayar dengan uang. Nyawa bales nyawa,” katanya.
Namun, Kusmiati menyerahkan semua proses hukum kepada aparat yang menanganninya. Untuk saat ini, Dia sudah cukup bersyukur karena polisi berhasil menangkap semua pelaku yang membunuh anaknya.
“Alhamdulillah ya Allah, akhirnya do’a kami dikabulin,” katanya.















Komentar