Penyebab Tukul Si Pembunuh Arya Saputra Lama Ditangkap, Polisi Sebut Pelaku Merupakan Residivis

RASIOO.ID – Eksekutor pembacokan almarhum Arya Saputra (16) yang merupakan pelajar SMK Bina Warga Kota Bogor, ASR alias Tukul sempat membuat aparat kepolisian kewalahan karena kelihaiannya bersembunyi.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso menyebut, kelihaiannya dalam bersembunyi karena ia sempat terlibat dalam suatu kejahatan di wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Tukul Akhirnya Ditangkap, Dedie Rachim Apresiasi Kinerja Polresta Bogor

“Tersangka ini cukup lihai, jadi sebelumnya dia memang sudah terlibat dalam kejahatan jambret, pencurian di wilayah Kabupaten Bogor, kemudian ditahan di Polres, kemudian diteruskan di lapas, kemudian  melakukan kejahatan ini (Pembunuhan) di Simpang Pomad,” kata Bismo Teguh Prakoso, Kamis 11 Mei 2023.

Tukul, lanjut dia, langsung bersembunyi usai mengetahui dirinya menjadi buronan polisi. Ia bersembunyi di empat wilayah selama menjadi buronan itu.

“Setelah mengetahui jadi buronan, ia bersembunyi di Bogor Kota, kemudian ke Cianjur, Jakarta dan kemudian tertangkap di Yogyakarta,” papar Bismo Teguh Prakoso.

Baca Juga: Permainkan Aparat Hukum, Keluarga Arya Saputra Minta Tukul Pelaku Utama Pembacokan Arya Saputra Dihukum Mati

Namun, usai dua bulan, polisi akhirnya membekuk Tukul di Yogyakarta, Jawa Tengah di tempat ia bekerja. “Di Yogyakarta, di warung. Ia sempat bekerja,” singkat dia.

Diketahui, Tukul merupakan eksekutor utama dalam kasus pembacokan yang menewaskan Arya Saputra, siswa SMK Yapis Bogor di lampu merah Simpang Pomad, Kota Bogor.

Tukul bersama dua temannya melangsungkan aksi keji tersebut. Dua pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah pembacokan, mereka yakni MA dan SA. Sementara ASR dibekuk setelah DPO selama dua bulan.

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda