RASIOO.id – Puluhan peserta yang terdiri dari anggota DPRD Kota Bogor bersama PNS di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor mengikuti sosialisasi anti korupsi, Kamis, 14 September 2023.
Kegiatan ini digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung serbaguna DPRD Kota Bogor.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, Pemkot Bogor terus menjalankan program reformasi birokrasi sebagai langkah menuju good government.
Dalam program reformasi birokrasi ini terdapat delapan area perubahan yang telah dilakukan.
Salah satunya adalah pengawasan yang termasuk didalam rangkaian kegiatan Monitoring Center for Prevention (MCP).
“Bantuan dan komitmen dari DPRD, dalam hal penganggaran kita selalu tepat waktu karena ini juga menjadi penilaian MCP,” ujar Syarifah dalam rilisnya Sabtu, 16 September 2023.
Baca Juga: Dedie Rachim Harap PNS Berprestasi Bangun Sistem Pendidikan di Kota Bogor
Dia menuturkan, hal ini sesuai dengan komitmen Pemkot dan DPRD yang sudah sama-sama sepakat membangun good government di Kota Bogor.
Dengan sinergitas yang terjalin ini pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah kini menjadi lebih baik.
“Terbukti MCP Kota Bogor ada perbaikan dari 76,21 persen, di 2022 naik menjadi 92,65 persen,” beber Syarifah.
“Kenaikan ini menjadi motivasi untuk semakin memperbaiki kinerja dan kami menargetkan nilai MCP naik menjadi 95 persen di tahun ini,” ucap dia.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Bentuk Tiga Pansus, Salah Satunya Pansus LKPJ Wali Kota
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengapresiasi tim KPK yang memberikan sosialisasi anti korupsi kepada anggota DPRD Kota Bogor dan PNS Pemkot Bogor.
Selama empat tahun pengabdian seluruh anggota DPRD periode 2019-2024 turut mendorong tercapainya visi misi Kota Bogor menuju good government.
“Mudah-mudahan kredibilitas kita sebagai wakil rakyat bisa naik lagi. Karena ini tahun terakhir kita mengabdi sebagai wakil masyarakat di Kota Bogor,” singkat dia.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar