RASIOO.id – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Cipayung Plus Kota Tangerang melakukan unjuk rasa di Mabes Polri, Istana Negara, dan Kementrian Investasi.
Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan terkait konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.
Korlap aksi, Rhamadoni menjelaskan, permasalahan di Rempang menjadi isu nasional bukan hanya tentang perampasan tanah secara sepihak oleh pemerintah.
“Telah terjadi tindakan refresif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum yang tidak memikiran tentang keselamatan rakyat,” ucap Rahamdoni.
“Tindakan perampasan tanah sepihak oleh pemerintah dan refresif yang tidak memikirkan keselamatan rakyat,” tegasnya.
Karena itu, pihaknya menuntut presiden mengevaluasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia yang tidak mampu menyelesaikan sengketa di Rempang, sehingga melibatkan TNI.
“Kami juga agar Presiden mengevaluasi Kementrian Investasi dalam penyampaian Informasi dan Sosialiasi terhadap masyarakat sehingga menyebabkan tidak tersampainya dengan baik,” kata dia.
Lebih jauh lagi, para pengunjuk rasa meminta Presiden Republik Indonesia harus turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Rempang.
“Pak Jokowi harus turun tangan agar permasalahan tidak berlarut-larut dan ditelan mentah-mentah oleh rakyat,” tegas dia.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar