RASIOO.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 779 rumah warga rusak akibat bencana alam sepanjang Oktober 2023.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengungkap 779 rumah warga rusak akibat bencana puting beliung dan longsor di sejumlah lokasi dari 26 Kecamatan se Kabupaten Bogor.
“Sepanjang bulan Oktober, 26 Kecamatan di Kabupaten Bogor dihantam bencana alam. Akibatnya 779 rumah pun mengalami kerusakan,” kata Ade Hasrat, Senin 30 Oktober 2023.
Baca Juga : Banyak Bencana, Pemkab Bogor kembali Tambah BTT Jadi Rp52 Miliar
Menurut dia, data tersebut dicatat dalam kurun waktu 11-28 oktober. Selain merusak 779 rumah warga, ada18 rumah warga lainnya yang kondisi terancam.
Menurut dia, ratusan rumah warga yang rusak akibat diterjang bencana alam angin kencang dan longsor ini tersebar di 26 Kecamatan, yaitu Kecamatan Nanggung, Ciampea, Kemang, Caringin, Cigudeg, Pamijahan, Tamansari, Leuwiliang, Tanjungsari, Cariu, Cisarua, Klapanunggal, Ciawi, Megamendung, Ciomas, Jonggol, Citeureup, Cijeruk, Cibinong, Jasinga, Parung panjang, Cigombong, Rumpin, Sukamakmur, Cibungbulang dan Kecamatan Leuwisadeng.
Bencana yang terjadi kurang dari kurun waktu satu bulan ini berdampak pada 1.170 jiwa warga kabupaten Bogor, yang mana 4 diantaranya mengalami luka-luka.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin mengimbau masyarakat untuk berhati-hati pada musim pancaroba ini.
“Kemarin juga sudah mulai masuk, kami kemarin satu sisi masih menangani yang kekeringan, tiba-tiba dikagetkan juga sudah ada laporan yang kena puting beliung seperti di Kecamatan Cariu kemarin,” kata Burhanuddin.
Himbauan ini diucapkan Sekda lantaran kini musim di Kabupaten Bogor tengah memasuki perubahan cuaca.
“Udah ada hari ini yang disebut musim pancaroba, peralihan dari mulai kemarau ke musim hujan,” Pungkasnya.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar