RASIOO.id – Sebanyak 3.743 warga Kabupaten Bogor yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 meninggal dunia. Kondisi ini membuat DPT yang telah ditetapkan sebanyak 3.889.441 orang dipastikan berkurang.
Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan pada Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanuddin mengatakan, 3.743 orang ini adalah para pemilih yang meninggal dunia dalam 3 bulan terakhir.
“Periode 6 September ada 615 pemilih yang meninggal dunia, Periode 6 Oktober 1.387 orang meninggal dan pada Periode 6 November ada 1.345 pemilih yang meninggal dunia,” kata Burhan melalui keterangannya, Sabtu 11 November 2023.
Baca Juga : KPU Tetapkan DPT Pemilu 204,8 Juta, Ini Data Lengkap Seluruh Provinsi
Selain ribuan orang pemilih yang meninggal dunia, ada juga pengurangan pemilih, karena ada 9 anggota TNI aktif yang masuk pada daftar pemilih tetap.
“Selain TNI, ada juga satu anggota Polri aktif yang didapati oleh Bawaslu masuk ke dalam DPT,” terangnya.
Lebih lanjut, Burhan menyebut, dalam 3 bulan terakhir juga ada 298 pemilih yang pindah domisili dari Kabupaten Bogor.
“Namun, ada juga 609 pemilih tambahan yang masuk ke Kabupaten Bogor dalam kurun waktu 3 bulan terakhir,” tuturnya.
Diantara 40 Kecamatan, ada 2 Kecamatan di Kabupaten Bogor yang memiliki Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb).
“Di Kecamatan Parung, ada 788 pemilih asal Ponpes Nurul Iman yang tersebar di 7 Desa dan di Kecamatan Citeureup ada 921 pemilih asal Universitas Pertahanan 921 yang tersebar di 9 Desa,” tambah Burhan.
Dari total keseluruhan pemilih, Bawaslu mencatat, ada juga daftar pemilih khusus dengan jumlah total 267 orang.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar