Petisi Tutup SMK Pandu Menggema Usai Siswanya Lakukan Pembunuhan, Ini kata KCD

RASIOO.id – Petisi penutupan dan pencabutan izin SMK Pandu menggema usai tiga murid sekolah tersebut terlibat pembunuhan siswa SMK Golden di Jalan Raya Pasar Ciampea pada Jumat 1 Desember 2023 lalu.

Petisi yang dimulai pada 3 Desember 2023, sudah disetujui oleh sebanyak 1.294 orang hingga pukul 10:30 WIB Rabu 6 Desember 2023. Per hari ini, ada 302 yang turut menandatangani petisi penutupan SMK Pandu pada laman change.org itu.

Sejumlah komentar pun disampaikan dalam petisi tersebut untuk mendukung penutupan SMK Pandu yang berlokasi di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

“Tutup saja, setiap tahunnya sangat meresahkan masyarakat, terlebih lagi pribumi yang tinggal satu kawasan dengan sekolah tersebut,” kata akun Muhammad Wildan Dzaki.

“SMK pandu sudah banyak menelan korban sejak dulu. Ada yang kuping nya putus. Perutnya robek. Bahkan hampir saja adik saya jadi korban dari sekolah lain,” papar akun Agus Nurmuhammad.

Baca Juga : Pembunuh Siswa di Pasar Ciampea Ditangkap Polisi, Pelaku Siswa SMK Pandu dari Pamijahan

Kendati demikian, Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah I Jawa Barat mengaku tidak bisa semerta-merta dalam menutup salah satu sekolah.

“Penutupan sekolah itu tidak serta merta dari satu indikator, nanti kita bikin analisis, indikator apa saja yang membuat sekolah tersebut bisa ditutup,” kata analis KCD Wilayah I Kabupaten Bogor Ade Maulana, Rabu 6 Desember 2023.

Kendati demikian, pihaknya akan memberikan sanksi administratif dan moril kepada sekolah SMK Pandu yang muridnya membunuh Muhammad Bintang Satria, murid SMK Golden Ciampea.

“Tapi secara saknsi administratif dan moril sekolah yang teridikasi banyak tauran dengan sendirinya nilainya jelek,” papar dia.

Atas kejadian itu, lanjut Ade, masyarakat Kabupaten Bogor bisa lebih menilai sekolah mana yang layak untuk dijadikan tempat pendidikan anak mereka.

“Artinya masyarakat pun pasti akan tahu bawa memang tidak akan menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Memang berat sekali untuk sekolah tersebut yang teridikasi sekolah yang sering tawuran,” tutup dia.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda