RASIOO.id – Bawaslu Jawa Barat sangat menjaga bicara saat membahas kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan anak Ketua Umum Partai Golkar, Ravindra Airlangga.
Kordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jawa Barat, Nuryamah mengaku dirinya belum berani menyampaikan kasus Ravindra melanggar atau tidak.
“Saya tidak ada masuk melanggar atau tidak. Karena untuk menentukan pelanggaran (atau) tidak ini akan ada mekanisme yang harus jalani,” kata Nuryamah, Selasa 12 Desember 2023.
“Ada formil dan materil yang harus terpenuhi, sampai detik ini kami belum dapat laporan dari Kabupaten Bogor,” lanjut dia.
Ia menyampaikan, pihaknya masih menunggu penyelidikan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Bogor soal dugaan pelanggaran itu.
“Kita tunggu aja, karena Bawaslu ini kan hierarki berjenjang, nanti kita tunggu laporan (Bawaslu) kabupaten Bogor seperti apa, baru nanti saya bisa bicara lantang,” ucapnya.
Baca Juga: Bawaslu Periksa Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor terkait Stiker Kampanye Ravindra Airlangga
Nuryamah mengaku, jika Bawaslu Kabupaten Bogor tidak mampu menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran itu, Bawaslu Jabar akan mengambil alih.
“Ini kan lokusnya di Kabupaten Bogor jadi langkah-langkah apa yang sudah dilakukan Bawaslu Bogor, nah kalo misalnya Bawaslu Bogor tidak mampu, nanti kita akan turun dan ambil alih,” jelas dia.
Ia mengaku, hingga saat ini, Bawaslu Kabupaten Bogor belum melaporkan hasil penyelidikan dugaan pelanggaran yang dilakukan lebih dari satu pekan itu.
“Sejauh ini kami belum mendapatkan informasi itu, jadi biarkan Kabupaten Bogor berkerja sesuai dengan regulasi dan mekanismenya,” papar dia.
Saat ditanya dugaan pengguna fasilitas negara untuk kampanye Ravindra Airlangga, Nuryamah mengaku tidak mau terjebak oleh lidah sendiri.
“Saya tidak mau terjebak dalam pertanyaan itu, sekali lagi konteksnya kami punya mekanisme. Nanti saya akan ngobrol sama temen-temen Bogor. Satu hal Bawaslu bukan juga alat balas dendam atau apa ya, jadi harus hati-hati,” tutup dia.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar