RASIOO.id – Polemik terkait lalu lintas truk tambang di, Kecamatan Batuceper, Bemda, dan Neglasari, Kota Tangerang masih berlanjut tanpa mendapatkan penyelesaian yang konkret. Protes warga terus bergulir, sementara pertanyaan terus muncul mengenai peran Pemerintah Kota, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub).
Hingga saat ini, Dishub terkesan tidak merespons secara aktif terhadap permasalahan yang terang-terangan terjadi di tengah masyarakat.
Kejadian ini menelan korban jiwa dari warga yang aktif di wilayah tersebut. Ahmad Ripai, Sekretaris Umum Majelis Milenial Gen-Z Kota Tangerang, menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Dishub.
“Kejadian serupa telah terulang beberapa kali, namun sayangnya Dishub terkesan tidak responsif dan mengabaikan permasalahan ini,” ujar Ripai pada Rabu, 10 Januari.
Baca Juga : Tragedi Truk Tambang di Jalan Marsekal Suryadarma Sisakan Dendam Warga, Beredar Informasi Aksi Massa
Ia menambahkan bahwa beberapa waktu lalu, pihaknya telah menggelar diskusi terkait lalu lintas di Kota Tangerang, namun sayangnya, Dishub tidak hadir atau diwakili.
“Dishub seakan menutup mata terhadap permasalahan ini, padahal kami berusaha mencari solusi bersama organisasi masyarakat dalam diskusi yang kami selenggarakan,” tandas Ripai.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar