RASIOO.id – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Labuhanbatu, Sumatera Utara, sebagai langkah pemberantasan korupsi. Ini merupakan OTT pertama tahun ini setelah KPK berada dalam tahap transisi pasca-pemberhentian Ketua Firli Bahuri. Nawawi Pomolango, Ketua sementara KPK sejak 28 November 2023, menjelaskan bahwa OTT terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa, termasuk alat kesehatan.
Selama hampir dua bulan, KPK di bawah kepemimpinan Nawawi telah melakukan dua OTT, menunjukkan komitmen dalam memberantas korupsi. Erik Adtrada Ritonga, Bupati Labuhanbatu, merupakan salah satu dari lebih 10 orang yang ditangkap, termasuk pejabat pemerintah kabupaten dan beberapa pihak swasta.
Ali Fikri, Kabag Pemberitaan KPK, menyampaikan bahwa pihak yang diamankan masih dalam pemeriksaan di Sumatera Utara. Uang ratusan juta rupiah dan pecahan mata uang asing telah disita sebagai barang bukti. Para terduga pelaku dijadwalkan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat , 12 Januari 2024 pagi. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan tersangka, yang sedang menjalani proses pemeriksaan.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar