Pemkab Bogor Melemah, Truk Tambang Diizinkan Beroperasi Siang di Parungpanjang

RASIOO.id – Setelah aksi demo yang dilakukan oleh sopir truk tambang di Jalan Raya Mohamad Toha, Parungpanjang, Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya memutuskan untuk mengizinkan kembali operasional truk tambang pada siang hari.

Keputusan ini diambil setelah tercapainya kesepakatan antara Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, dengan para pelaku transporter dalam pertemuan di kantor bupati, Cibinong, Kamis.

Pj Bupati Bogor, Aswama Tosepu berkilah, keputusan yang ditandanganimya itu sebagai jalan tengah untuk mengakomodir kepentingan berbagai pihak.

“Intinya kita sama-sama mencari solusi, dan semuanya harus bisa mengakomodir semua kepentingan, masyarakat, transporter, pemerintah,” kata Asmawa Tosepu di Cibinong, Bogor, Jumat, 15 Maret 2024.

Baca Juga : Jalan Tambang Cuma Janji, Pemkab Bogor Kembali Pasang Portal Batasi Truk Tambang

Nota kesepakatan yang ditandatangani bersama antara Pj Bupati Bogor dengan para pelaku transporter memuat delapan poin, di antaranya adalah pemberlakuan uji coba jam operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang kosongan mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Uji coba ini akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Maret 2024 hingga 15 April 2024 dan akan dievaluasi lebih lanjut.

Selain itu, jam operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang akan mengikuti Peraturan Bupati nomor 56 Tahun 2023 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Khusus Tambang pada ruas jalan Kabupaten Bogor, yakni dari pukul 22.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor mencabut uji coba operasional truk tambang tanpa muatan pada siang hari di Jalur Parungpanjang. Keputusan tersebut diumumkan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih.

Aksi demo para sopir truk tambang yang memblokir Jalan Raya Mohamad Toha telah mengakibatkan lumpuhnya lalu lintas, terutama arah dari Tangerang.

Namun, setelah tercapainya kesepakatan antara pemerintah dan para pelaku transporter, diharapkan situasi lalu lintas dapat kembali normal.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Lihat Komentar