Belum Lama di Uji Coba, Angkot Listrik di Kota Bogor Nggak Laku

RASIOO.id – Kurang dari sebulan sejak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan uji coba Angkot Listrik Bogor (Alibo), tingkat keterisian penumpang masih rendah.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, jumlah penumpang Alibo hanya sekitar 20 per unit per hari.

“Pada umumnya, hanya ada sekitar 20 penumpang per unit, ini disebabkan karena penggunaan Tap On Bus (TOB) yang masih terbatas hanya untuk pengguna Brizzi,” ungkap Marse.

“Dari evaluasi kami, sebagian besar masyarakat memiliki E-money dari Bank Mandiri. Mungkin salah satu alasan penumpang belum mencapai titik maksimal,” tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan penggunaan, Dishub sedang memproses penambahan jenis kartu elektronik yang bisa digunakan, sehingga semua jenis kartu tersebut dapat diaplikasikan pada Alibo.

“Pada minggu ini, kami akan mencoba untuk mendukung beberapa jenis tapping lainnya. Seperti BNI, BCA, dan Insya Allah mungkin pada hari Jumat akan dapat digunakan. Sedangkan untuk Bank Mandiri sedang dalam proses, diharapkan minggu depan sudah dapat diimplementasikan,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Alibo Halte Cidangiang, Silvi Nurahmanisa, menjelaskan bahwa rata-rata penumpang Alibo hanya sekitar 50 orang pada hari biasa, dan meningkat menjadi sekitar 100 orang pada hari libur.

“Pada awal peluncurannya, hanya sekitar 50 orang penumpang per hari, sekarang mencapai sekitar 50 orang. Namun, pada akhir pekan, penumpang meningkat hingga sekitar 100 orang,” terangnya.

Silvi menyebutkan bahwa rendahnya jumlah penumpang disebabkan oleh keterbatasan penggunaan TOB yang hanya dapat menggunakan kartu Brizzi. Bagi penumpang yang tidak memiliki kartu tersebut, mereka dapat menggunakan pembayaran melalui Qris, namun metode ini hanya berlaku selama masa uji coba.

“Kebanyakan keluhan dari penumpang saat ini adalah terkait TOB karena kami masih dalam tahap uji coba dan hanya menerima Brizzi dan Qris. Namun, untuk Bank Mandiri E-Money, Flash BCA, masih dalam proses pengembangan. Mengingat mayoritas penumpang menggunakan E-money dibandingkan Brizzi,” tandasnya.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar