RASIOO.id – Korban kejahatan malam pecah di Kota Bogor pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, 11 Mei 2014. Akibatnya, seorang mahasiswa bernama Immawan Andika yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhamadiah (IMM) Bogor Raya menjadi korban pembacokan gangster di wilayah Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, saat ini ada enam pelaku yang diamankan petugas.
“Keenam pelaku dengan barang bukti senjata tajam berhasil diamankan disekitar Gang Aut,” kata Bismo, Sabtu, 11 Mei 2024.
“Dari hasil penangkapan tersebut, kami berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga bilah sajam, yang terdiri dari dua celurit dan satu pedang,” tambahnya.
Bismo mengatakan, untuk barang bukti langsung diserahkan kepada piket Sat Reskrim untuk proses lebih lanjut.
“Saat pemeriksaan, terungkap bahwa salah satu dari keenam pelaku juga terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis metamfetamin, atau yang lebih dikenal dengan sebutan sabu-sabu,”ucapnya.
Lebih lanjut, Bismo mengungkapkan, bahwa pelaku yang terbukti mengonsumsi narkoba tersebut akan diserahkan kepada Satuan Narkoba untuk proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dalam proses penanganan kasus ini, kami juga telah berkomunikasi dengan pihak terkait, termasuk rekan di IMM,” terang dia.
“Kita juga akan memberikan santunan kepada korban untuk meringankan pengobatannya,” ucap Bismo.
Menanggapi hal ini, salah satu senior korban dari IMM Bogor Raya, Arfiano mengatakan, dari keenam pelaku yang ditangkap ada satu orang yang diketahui menjadi terduga pelaku pembacokan.
“Semoga seluruh pelaku segera ditangkap, karena ini sangat meresahkan masyarakat Bogor,” tegas Nino.
“Jangan sampai ada lagi korban-korban berjatuhan karena hal-hal seperti ini,” tambah dia.
Simak rasioo.id di Google News












Komentar