Hampir 5 Tahun, Pembunuh Noven di Bogor Belum Tertangkap, Polisi : Ada 5 Kandidat Tersangka

RASIOO.id – Tidak mau kalah dengan viralnya kasus pembunuhan Vina Cirebon, Polresta Bogor Kota kembali menggencarkan upaya pemecahan kasus pembunuhan Noven.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara, menyatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan rekaman CCTV kepada Pusinafis Bareskrim Mabes Polri untuk dilakukan pengecekan ulang menggunakan teknologi pengenalan wajah.

“Kami telah melakukan pengujian ke laboratorium forensik terkait barang bukti yang ditemukan di TKP. Selain itu, kami sudah menyerahkan rekaman CCTV kepada Pusinafis Bareskrim Mabes Polri untuk dilakukan pengecekan ulang terhadap diduga pelaku yang nampak pada CCTV tersebut,” kata Luthfi Olot Gigantara pada Minggu, 26 Mei 2024.

Namun, Luthfi menyebutkan bahwa hasil dari pemeriksaan ulang tersebut masih nihil karena pihaknya belum mendapatkan hasil identifikasi wajah yang jelas dari rekaman CCTV yang ada.

“Pusinafis Mabes Polri menyatakan bahwa data yang kami berikan masih belum bisa memberikan hasil yang lengkap atau kandidat yang jelas karena rekaman CCTV masih buram,” ucapnya.

Luthfi juga menyebutkan kemungkinan lainnya dari kasus Noven. Ia menduga bahwa saat kejadian berlangsung, pelaku masih di bawah umur atau belum melakukan perekaman identitas di Disdukcapil, sehingga menyulitkan pihaknya dalam mengidentifikasi wajah pelaku.

“Dimungkinkan karena terduga pelaku dalam kejadian ini masih di bawah umur dan belum melakukan perekaman identitas e-KTP, sehingga menambah kendala dalam penyelidikan,” ucapnya.

Selain itu, hasil laboratorium forensik terkait dengan DNA yang terdapat di barang bukti tidak menemukan DNA lain yang diduga milik pelaku. Oleh karena itu, pihaknya masih berusaha mencari kembali barang bukti atau alat bukti lain yang dapat mendukung penyelidikan.

Upaya selanjutnya, Luthfi menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan ulang terhadap 34 saksi, di mana lima di antaranya dicurigai sebagai kandidat pelaku pembunuhan Noven.

“Dari beberapa orang yang kami periksa, ada lima kandidat yang sedang kami kerucutkan. Namun, belum ada bukti pendukung yang kuat untuk menetapkan mereka sebagai tersangka. Kami masih mencoba mencari alat bukti lain untuk menentukan apakah kandidat ini bisa ditetapkan sebagai tersangka atau tidak,” paparnya.

Luthfi menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat dan pihak keluarga korban untuk tetap bersabar dan memohon doa agar kasus ini cepat terungkap.

“Kepada masyarakat Indonesia termasuk keluarga korban, kami mohon doa restu agar upaya kami dimudahkan dan kami berjanji akan melakukan penyelidikan sampai tuntas. Tidak ada kejahatan yang sempurna, dan kami akan membuktikan bahwa kami bisa mengungkap peristiwa ini,” tandasnya.

Sebelumnya,  Yohanes Bosco, ayah dari Andriana Yubelia Noven Cahya, siswi SMK Pariwisata Bogor yang terbunuh di Gang Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor, kembali menyinggung pernyataan Kapolri karena kesal terhadap kasus pembunuhan anaknya yang belum terungkap sejak 2019 hingga 2024.

Sudah hampir lima tahun berlalu, namun pihak kepolisian Polresta Bogor Kota masih belum berhasil mengungkap siapa pelaku pembunuhan tersebut. Yohanes Bosco berharap kasus anaknya mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Saya berharap kasus ini bisa menjadi atensi utama Kapolri. Karena beliau pernah mengatakan bahwa semakin mudah sekarang untuk mendapatkan keadilan melalui polisi,” ungkapnya.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

 

 

Komentar