Kelompok Cipayung Kota Bogor : Stop Akomodir OKP yang Muncul Dadakan di KNPI

RASIOO.id – Proses menuju Musyawarah Daerah (Musda) Ke-XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor terus berjalan. Menanggapi hal ini, Kelompok Cipayung Kota Bogor meminta agar verifikasi Organisasi Kepemudaan (OKP) dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Permintaan ini muncul karena banyaknya organisasi abal-abal yang tiba-tiba bermunculan tanpa kaderisasi yang jelas.

Menjelang Pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD KNPI Kota Bogor, Kelompok Cipayung melakukan verifikasi OKP di Sekretariat DPD KNPI Kota Bogor. Verifikasi ini dilakukan mengingat masa jabatan kepengurusan organisasi KNPI Kota Bogor yang telah berakhir. Tujuan verifikasi adalah untuk mengetahui kelengkapan administrasi dan legalitas OKP yang akan menjadi peserta Rapimda dan Musda kedepannya.

“Kami dari Cipayung, yang menjadi ibu yang melahirkan KNPI, menolak dengan tegas adanya organisasi-organisasi yang tidak jelas yang muncul hanya ketika ada momen-momen tertentu, termasuk ketika ada Musda KNPI,” tegas Ketua Cipayung Kota Bogor.

Baca Juga: DPK KNPI Bogor Barat Jembatani Warga Tebus Ijazah Siswa Yang Ditahan Karena Biaya

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Daerah KNPI Provinsi Jawa Barat Nomor: KPTS. 33/KNPI-JB/X/2023, masa jabatan kepengurusan DPD KNPI Kota Bogor periode 2021-2024 berakhir pada tanggal 28 Mei 2024. Dalam rapat pleno DPD KNPI Kota Bogor pada Senin, 27 Mei 2024, diputuskan beberapa poin penting:

  1. DPD KNPI Kota Bogor sepakat dan siap menyelenggarakan tahapan-tahapan Musda DPD KNPI Kota Bogor.
  2. Membentuk dan mengesahkan Tim Verifikator OKP, yang terdiri dari Herdiansyah Iskandar selaku OKK, Abdul Jalil, H. Adam Malik, Ramdan, dan Boety.
  3. Jadwal verifikasi OKP akan dibahas dalam rapat Tim Verifikator.
  4. DPD KNPI Kota Bogor akan melaksanakan Rapimda.
  5. Untuk teknis pelaksanaan Rapimda, OKK diberikan kewenangan dalam membentuk OC dan SC Rapimda yang dikoordinasikan kepada pimpinan DPD KNPI, dengan OKK ditetapkan sebagai koordinator SC pada Rapimda.

Kelompok Cipayung Kota Bogor menuntut para Pimpinan KNPI dan OKK KNPI Kota Bogor untuk segera menyelenggarakan Rapimda selambat-lambatnya pada Jumat, 14 Juni 2024. Jika tuntutan ini tidak terpenuhi, Kelompok Cipayung Kota Bogor akan menggelar aksi demonstrasi dan penyegelan Sekretariat DPD KNPI Kota Bogor, karena merasa para Pimpinan DPD KNPI Kota Bogor tidak berintegritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Kami meminta Tim Verifikasi OKK DPD KNPI Kota Bogor agar lebih memperhatikan proses administrasi persyaratan verifikasi OKP yang ada di Kota Bogor. Juga menekankan kepada Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) untuk dapat lebih jeli memverifikasi OKP yang nanti masuk ke dalam peserta penuh pada Musda KNPI,” tambahnya.

Kelompok Cipayung Kota Bogor juga mengundang seluruh kandidat bakal calon Ketua KNPI Kota Bogor untuk melakukan debat terbuka bersama mereka, guna membangun ide dan gagasan bagi KNPI Kota Bogor di masa mendatang.

Tertanda Kelompok Cipayung:

  1. Tri Rahman Yusuf (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kota Bogor)
  2. Sofwan Ansori (Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kota Bogor)
  3. Yunandra Sowakil (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Bogor)
  4. Aurelius Maria De Quirino (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Bogor)
  5. Rosinar Lumbantoruan (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Bogor)
  6. I Made Prayoga Wijayanta (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Cabang Bogor).

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar