RASIOO.id – Untuk mempercepat aksesibilitas infrastruktur desa yang baik bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meluncurkan program pemberian bantuan keuangan infrastruktur desa tahun 2024. Acara simbolis ini digelar di halaman Kantor Kecamatan Tenjolaya pada Senin, 29 Juli 2024.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari yang mewakili Pj. Bupati Bogor, menyatakan bahwa bantuan keuangan infrastruktur desa tahun 2024 melalui program Satu Miliar Satu Desa (SAMISADE) bertujuan memastikan dan mendorong pembangunan infrastruktur yang merata hingga tingkat desa.
Menurutnya, percepatan pembangunan pedesaan ini penting untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah, kick-off penyaluran bantuan keuangan infrastruktur desa tahun 2024 melalui program Satu Miliar Satu Desa (SAMISADE) telah dilaksanakan oleh Pj. Bupati Bogor pada 24 Juli 2024,” kata Zainal Ashari.
“Saya meminta seluruh kepala desa se-Kabupaten Bogor untuk melaksanakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, transparan, dan melibatkan serta memberdayakan masyarakat secara maksimal,” bebernya.
Program SAMISADE telah berjalan sejak tahun 2021 hingga 2023 dengan total anggaran Rp1,17 triliun. Program ini berhasil membangun infrastruktur desa seperti jalan sepanjang 1.485 km, jembatan sepanjang 1.344 meter, TPT sepanjang 87.885 meter, drainase sepanjang 37.229 meter, irigasi sepanjang 11.965 meter, PSAB sebanyak 7 unit, menara telekomunikasi sebanyak 21 unit, serta satu sentra ekonomi.
Program ini juga berhasil mengentaskan 45 desa tertinggal, sehingga kini Kabupaten Bogor sudah tidak memiliki desa tertinggal.
Untuk tahun 2024, alokasi anggaran bantuan keuangan infrastruktur desa melalui program SAMISADE sebesar Rp406,36 miliar, yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa di 820 titik di 414 desa di 39 kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Kepala DPMPD Kabupaten Bogor, Reynaldi Yushab, menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi penting terkait bantuan keuangan infrastruktur desa sehingga semua pihak dan masyarakat dapat memahami esensi kegiatan yang harus diperhatikan.
“Semoga bantuan keuangan infrastruktur desa ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur desa, meningkatkan kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat secara keseluruhan,” ucap Reynaldi.
“Kami menegaskan kepada seluruh Kades untuk memanfaatkan dana bantuan ini dengan benar, akuntabel, dan bertanggung jawab,”tutupnya.
Sebanyak 14 desa di 14 kecamatan menerima bantuan secara simbolis pada acara kick-off ini, yaitu Desa Cicadas (Kecamatan Ciampea), Desa Ciaruteun Udik (Kecamatan Cibungbulang), Desa Mekarjaya (Kecamatan Cigudeg), Desa Sukadamai (Kecamatan Dramaga), Desa Tegalwangi (Kecamatan Jasinga), Desa Karehkel (Kecamatan Leuwiliang), Desa Kalongsatu (Kecamatan Leuwisadeng), Desa Parakanmuncang (Kecamatan Nanggung), Desa Pasarean (Kecamatan Pamijahan), Desa Gorowong (Kecamatan Parung Panjang), Desa Kertajaya (Kecamatan Rumpin), Desa Cisarua (Kecamatan Sukajaya), Desa Singabraja (Kecamatan Tenjo), dan Desa Situdaun (Kecamatan Tenjolaya).
Simak rasioo.id di Google News















Komentar