RASIOO.id – Rieke Iskandar alias Akew, yang dikenal dengan julukan “Banteng Edan,” harus menerima kenyataan pahit. PDIP lebih memilih Musyafaur Rahman sebagai bakal calon wakil bupati untuk mendampingi Ade Ruhandi alias Jaro Ade dari Partai Golkar dalam Pilkada Bupati Bogor 2024.
Kabar duet Jaro Ade dan Musya ini dikonfirmasi oleh Ketua Tim Pemenangan Pilkada 2024 PDIP, Adian Napitupulu. Adian mengungkapkan bahwa PDIP membuka peluang koalisi dengan Partai Golkar untuk Pilkada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Peluang itu sangat terbuka lebar setelah kami mengundang bakal calon bupati dan wakil bupati, Ade Ruhandi alias Jaro Ade dan Musyafaur Rahman atau Kang Mus, ke Kantor DPP PDIP,” kata Adian, Selasa, 30 Juli 2024.
Adian menambahkan bahwa komunikasi politik antara PDIP dan Partai Golkar sudah dilakukan di level DPP.
“Pemanggilan ini adalah tindak lanjut dari komunikasi politik yang sudah dilakukan antara saya, Pak Dedi Sitorus (Ketua DPP Pemenangan Pemilu Eksekutif) dengan Pak Ahmad Doli Kurnia (Waketum DPP Partai Golkar),” jelasnya.
Menanggapi informasi tersebut, Rieke Iskandar alias Akew menyatakan akan menunggu keputusan resmi dari partai. “Kita lihat PDIP mengajukan siapa. Karena ada informasi bahwa PDIP mengajukan nama lain, tapi kita lihat saja nanti, kembalikan ke keputusan partai,” ujar Rieke, Rabu, 31 Juli 2024.
Rieke mengaku akan menunggu keputusan dari PDIP untuk mengetahui apakah dirinya akan maju atau tidak dalam Pilkada Kabupaten Bogor. “Nanti tanggal 27 Agustus kita tunggu, saya ikut tanding atau tidak,” paparnya.
Ia menegaskan bahwa baik dirinya maupun Musyafaur Rahman, seluruhnya ia serahkan kepada PDIP. “Kita lihat saja nanti, PDIP mengajukan dua nama antara saya dan Musya. Kalau nanti yang dipilih siapa, itu politik,” tutupnya.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar