Pemkot Tangerang Imbau Pilkada Serentak 2024 Tak Lakukan Kampanye Provokatif

RASIOO.id – Menjelang Pilkada serentak 2024 yang tinggal 22 hari lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar silaturahmi bersama seluruh partai politik (Parpol) di Kota Tangerang.

Pertemuan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan damai selama masa kampanye hingga hari pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang.

Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Nurdin, menyampaikan pentingnya pertemuan ini dalam menjaga kondusivitas politik di Kota Tangerang, terutama mengingat Pilkada akan segera digelar.

Ia mengimbau agar seluruh peserta Pilkada menghindari tindakan provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Saya kira ini bagian dari upaya kita untuk menciptakan suasana politik yang kondusif dan menjaga keakraban di Kota Tangerang, apalagi Pilkada tinggal 22 hari lagi,” ujar Nurdin saat membuka acara di Patio Puspem Kota Tangerang pada Selasa, 5 November 2024.

Nurdin menekankan bahwa peran Parpol sangat krusial dalam setiap tahapan Pilkada, mulai dari pencalonan hingga pemenangan.

“Parpol menjadi motor penggerak dalam proses pencalonan dan pemenangan. Duduk bersama Parpol ini penting untuk membangun satu persepsi yang sama, karena Pilkada adalah mekanisme konstitusional yang melibatkan Parpol,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa Parpol memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas masyarakat menjelang Pilkada.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tinjauan di lapangan, Nurdin menyatakan bahwa kondisi Kota Tangerang saat ini sangat kondusif.

“Alhamdulillah, sampai saat ini Kota Tangerang aman dan kondusif tanpa gesekan di masyarakat. Hal ini tentu berkat edukasi yang dilakukan Parpol dalam sosialisasi dan kampanye yang sesuai aturan,” ungkap Nurdin.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Parpol tidak hanya penting saat pemilihan, tetapi juga setelah kandidat terpilih nantinya.

Nurdin berharap Parpol terus berperan aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan melalui kader-kader yang dipilih oleh masyarakat.

“Kepala Daerah dan DPRD lahir dari rahim Parpol. Kami ingin membangun chemistry dan persepsi yang sama bahwa peran Parpol sangat penting tidak hanya dalam menyukseskan Pilkada, tetapi juga dalam penyelenggaraan pemerintahan setelahnya,” pungkas Nurdin.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar