RASIOO.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bogor, Yantie Rachim, mengungkapkan harapannya untuk membawa Batik Bogor ke panggung internasional.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara peluncuran buku “Menjaga Batik, Merawat Indonesia” karya Sri Ratna Handayani yang berlangsung di Atrium Lantai 2, Botani Square, Kota Bogor, pada Sabtu, 26 April 2025.
“Batik Bogor ini menjadi identitas Kota Bogor. Mimpi saya sangat besar agar batik Bogor harus dibawa ke tingkat internasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima rasioo.id, pada Kamis, 1 Mei 2025.
Yantie menegaskan, pelestarian batik bukan sekadar mempertahankan warisan budaya, tetapi juga memperkenalkannya kepada dunia.
Untuk itu, ia terus mendorong pelaku usaha dan perajin batik di Kota Bogor untuk berinovasi tanpa meninggalkan akar tradisional yang menjadi kekuatan utama batik.
“Pesan yang ingin disampaikan cuma satu aja, cintai batik dan jaga kelestariannya,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak warga Bogor yang melakukan perjalanan ke luar negeri, baik untuk urusan dinas maupun liburan, agar mengenakan Batik Bogor sebagai upaya memperkenalkannya kepada masyarakat internasional.
Dalam kesempatan yang sama, penulis buku sekaligus pemilik gerai Handayani Geulis Batik Bogor, Sri Ratna Handayani, menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam pelestarian batik.
“Jika mereka mengenal dan memahami proses pembuatan batik, saya yakin mereka akan lebih menghargai batik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yantie Rachim dan Pemerintah Kota Bogor atas dukungan mereka terhadap perkembangan Batik Bogor.
Acara peluncuran buku ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April.
Dalam acara tersebut, turut digelar peragaan busana bertema batik yang melibatkan sejumlah desainer lokal seperti Vivi Nici, Yantie Rachim Signature, dan Yane Ardian Collection.
Buku “Menjaga Batik, Merawat Indonesia” sendiri menjadi refleksi sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar