RASIOO.id – Ketua RT.04 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Endang Koswara, mengeluhkan penutupan akses jalan utama di wilayahnya yang berdampak besar terhadap mobilitas warga.
Menurut Endang, akses jalan yang menghubungkan RT.04/RW.04 ke Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Tangerang, kini tertutup akibat penggunaan lahan sebagai perlintasan rel kereta oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Akibat penutupan ini, warga harus memutar jauh untuk mencapai jalan utama.
“Jadi warga harus memutar jauh untuk bisa ke jalan utama karena akses yang biasa warga lalui ditutup. Dampaknya, banyak pengendara motor roda dua terpaksa melawan arah,” kata Endang saat ditemui wartawan RASIOO.id, Jumat, 13 Juni 2025.
Endang menambahkan, penutupan akses tersebut juga berdampak pada hilangnya mata pencaharian sejumlah warga yang sebelumnya bertugas menjaga perlintasan tersebut.
“Sebelum jalan itu ditutup, ada empat orang warga kami yang berjaga di perlintasan. Sekarang mereka kehilangan pekerjaan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Endang mengungkapkan bahwa kondisi tersebut bahkan pernah menyebabkan insiden serius.
Seorang ibu hamil terpaksa melahirkan di bawah kolong jalan tol karena kendaraan tidak bisa melintasi jalan yang tertutup menuju Puskesmas Tanah Tinggi.
“Ibu hamil sampai pernah melahirkan di kolong jalan tol karena akses ke puskesmas tertutup dan kendaraan harus memutar jauh,” ungkapnya.
Endang berharap pihak berwenang, khususnya PT KAI dan instansi terkait lainnya, dapat meninjau kembali kebijakan tersebut dan membuka kembali akses jalan bagi warga.
“Saya sudah mengajukan permohonan kepada pihak-pihak terkait. Harapannya, akses jalan yang biasa dilalui warga bisa dibuka kembali,” pungkasnya.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar