RASIOO.id – Senyum lega terpancar dari wajah warga Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin. Setelah sekian lama bergelut dengan jalan rusak, kini mereka bisa bernapas lega. Rekonstruksi ruas Jalan Warung Jata–Ciparigi sepanjang 1,8 kilometer yang melintasi Desa Kertajaya dan Desa Mekarsari akhirnya dimulai, Jumat, 19 September 2025.
Ketua Pemuda Desa Kertajaya, Fahmi Idris, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia atas dimulainya pembangunan ini. “Kami menyambut baik proyek perbaikan jalan ini. Jalan ini jalur vital bagi mobilitas warga, angkutan hasil pertanian, dan kegiatan ekonomi desa-desa sekitar. Tentu ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Meski demikian, Fahmi menekankan agar pembangunan tidak hanya mengejar cepat selesai, melainkan mengutamakan kualitas. “Kami ingin jalan ini kuat dan tahan lama, supaya manfaatnya benar-benar dirasakan warga dalam jangka panjang,” tambahnya.
Baca Juga: Jalan di Rumpin Bogor Bukan Rusak tapi Hancur, Warga Berenang dan Tanam Pisang di Jalan
Jalan Penghubung Ekonomi
Ruas jalan tersebut bukan sekadar lintasan, melainkan urat nadi perekonomian warga. Jalan ini menghubungkan Kecamatan Rumpin dan Parungpanjang, serta menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, warga optimis akses transportasi akan lebih lancar dan roda ekonomi kian bergerak.
“Pemuda Desa Kertajaya siap ikut mengawasi pembangunan ini. Kami ingin proyek ini berjalan transparan, sesuai standar teknis, dan benar-benar menjadi investasi untuk masa depan masyarakat,” tegas Fahmi.
Proyek rekonstruksi jalan dilaksanakan oleh CV Putera Zia, berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor tertanggal 2 September 2025. Pemerintah menargetkan pembangunan ini dapat meningkatkan aksesibilitas antar-desa sekaligus memperlancar distribusi barang.
Bagi warga, perbaikan ini adalah jawaban atas penantian panjang. “Jalan yang bagus bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga membuka harapan baru untuk ekonomi desa kami,” tutur salah satu warga yang ikut menyaksikan proses awal rekonstruksi.
Dengan semangat gotong royong, warga bersama pemuda setempat siap mengawal agar pembangunan ini benar-benar tuntas dan berkualitas.
Simak rasioo.id di Google News







Komentar