RASIOO.id – Kabupaten Bogor tercatat menjadi salah satu wilayah dengan jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) cukup tinggi di Jawa Barat. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, ribuan warga tercatat mengalami gangguan kesehatan mental dan harus mendapatkan layanan medis.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat yang dihimpun dari opendata.jabarprov.go.id, sejak 2019 hingga 2024 tercatat sebanyak 36.103 orang dengan gangguan jiwa mendapatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor.
Angka tersebut menempatkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah penyumbang ODGJ terbesar di Jawa Barat. Namun, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor menilai data tersebut perlu dilihat secara lebih proporsional.
Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menyebut tingginya angka tersebut tak lepas dari besarnya jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang merupakan yang terbanyak di Jawa Barat.
“Penduduknya paling banyak se-Jawa Barat. Jadi wajar kalau angka orang stres juga terlihat tinggi,” kata Farid, Jumat, 23 Januari 2026.
Farid mengungkapkan, gangguan jiwa yang dialami warga dipicu oleh berbagai faktor kompleks. Tekanan ekonomi, persoalan sosial, hingga kondisi lingkungan dan keluarga menjadi pemicu utama terganggunya kesehatan mental masyarakat.
“Banyak faktor. Ekonomi, sosial, keluarga, lingkungan. Semuanya saling berkaitan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, tidak seluruh angka ODGJ tersebut merupakan warga asli Kabupaten Bogor. Sebagian di antaranya merupakan warga dari luar daerah yang menjalani pengobatan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor.
“Ada juga yang berasal dari luar Bogor, tapi karena kondisi psikologisnya terganggu, mereka tercatat sebagai ODGJ di sini. Dan banyak juga yang sembuh, karena gangguan jiwa itu bisa ditangani dengan perawatan dan treatment tertentu,” ungkapnya.
Meski demikian, Farid mengakui pihaknya belum melakukan pencocokan data secara detail antara data milik Provinsi Jawa Barat dengan data internal Kabupaten Bogor, termasuk data terbaru pada tahun 2025.
“Nanti akan kita cek kembali kesesuaiannya,” pungkasnya.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar