Kecelakaan Maut di Flyover Martadinata Bogor : Motor Bonceng Tiga, Oleng Lalu Tabrak Pembatas Jalan

RASIOO.ID – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan RE Martadinata, tepatnya diatas flyover Martadinata membuat geger warga Kota Bogor.

Dalam kecelakaan maut pada Minggu 1 Maret 2026 malam itu, satu korban berinisial DS meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya alami luka-luka.

Polisi menyebut, peristiwa itu merupakan kecelakaan tunggal, dimana sepeda motor Honda PCX dikendarai oleh tiga orang alias bonceng tiga (boti).

Baca juga : Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pusat dan Daerah dalam Merawat Warisan Budaya

‎kecelakaan tunggal tersebut dilaporkan terjadi sekira pukul 23.00 WIB.

‎Lasat lantas Polresta Bogor Kota AKP Robby Rachman mengatakan Korban meninggal dunia diketahui berinisial DS, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.

‎”Berdasarkan kronologi dari keterangan saksi dan pengemudi, peristiwa bermula saat sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi F-4865-ABB melaju dari arah Manunggal menuju arah Air Mancur. Saat melintasi tanjakan Flyover Martadinata, kendaraan yang ditumpangi oleh tiga orang tersebut tiba-tiba kehilangan kendali,” ucapnya kepada rasioo.id, Senin 2 Maret 2026.

Pihaknya menduga pengendara tidak berhati-hati dan kehilangan konsentrasi saat mengemudikan kendaraannya dalam kecepatan tertentu.

‎”Pengendara motor oleng ke arah kiri hingga menabrak pembatas jalan dengan cukup keras,” tutur Robby.

Benturan tersebut menyebabkan ketiga orang yang berada di atas motor terpental dan terjatuh ke aspal.

‎”Korban DS dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka serius yang dideritanya, sedangkan pengendara (MRR) dan satu penumpang lainnya (A) mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis,” kata dia.

Saat ini, jenazah korban DS sudah berada di ruang Forensik RSUD Kota Bogor untuk proses penanganan lebih lanjut.

‎”Sementara itu, dua korban luka-luka (MRR dan A) masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bogor,” ujarnya.

Kendaraan Honda PCX yang terlibat kecelakaan juga dilaporkan mengalami kerusakan material yang cukup signifikan pada bagian depan dan samping.

‎Ia pun menghimbau untuk masyarakat, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi saat berkendara, terutama pada malam hari dan di area yang memiliki risiko tinggi seperti jalan layang atau flyover.

‎”Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang,” tutup Robby.

Komentar