RASIOO.id – Uji coba perubahan sistem parkir di kawasan Suryakencana, Kota Bogor, mulai diberlakukan pada Selasa, 21 April 2026. Skema parkir yang sebelumnya berada di sisi kiri jalan kini dialihkan ke sisi kanan.
Salah satu juru parkir dari Dinas Perhubungan, Sanusi, mengaku kebijakan ini sebenarnya sudah disosialisasikan sebelumnya, termasuk melalui media. Meski begitu, di lapangan masih terasa dampaknya, terutama dari sisi pendapatan.
“Informasi sudah ada dari jauh-jauh hari, jadi kita sudah tahu,” ujar Sanusi.
Namun, ia menilai perubahan posisi parkir ini cukup berpengaruh terhadap penghasilan juru parkir. Menurutnya, sebagian besar pengguna parkir di kawasan tersebut merupakan karyawan yang beraktivitas hingga sore hari.
“Berpengaruh ke pendapatan. Karena kebanyakan di sini karyawan, jadi sekarang berkurang,” jelasnya.
Selain itu, ia menyebut kondisi di lapangan juga terasa lebih rumit. Pengendara dinilai masih belum terbiasa dengan pola parkir baru dari kiri ke kanan.
“Jadi agak ribet, masih kagok juga,” katanya.
Sanusi juga menyoroti potensi risiko keselamatan. Ia menilai parkir di sisi kanan jalan lebih berbahaya karena jalur tersebut biasanya digunakan kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi.
“Bisa membahayakan juga, karena yang di kanan biasanya kendaraan melaju lebih kencang,” ungkapnya.
Di sisi lain, kendaraan besar seperti truk kontainer kini mengalami kesulitan untuk parkir. Aturan baru yang melarang parkir ganda membuat ruang parkir semakin terbatas.
“Sekarang tidak bisa parkir ganda, jadi truk juga kesulitan,” tambahnya.
Uji coba ini disebut akan berlangsung selama sekitar satu minggu. Para juru parkir masih menunggu evaluasi dan keputusan lanjutan dari pemerintah terkait efektivitas kebijakan tersebut.














Komentar