Kejar Target PSEL 2028, Camat Bogor Tengah Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

RASIOO.id – Upaya menuju pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) terus dipersiapkan. Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, mulai menggencarkan edukasi kepada warga untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memenuhi kebutuhan operasional PSEL yang ditargetkan mulai berjalan pada 2028. Berdasarkan data terbaru, potensi sampah di wilayah Bogor Tengah mencapai sekitar 80 ton per hari.

Dheri menjelaskan, pihak kecamatan telah melakukan inventarisasi data secara real-time dari seluruh kelurahan. Data tersebut kemudian direkonsiliasi untuk memastikan kesesuaian dengan milik Dinas Lingkungan Hidup.

“Kami diminta menginventarisir seluruh data di kelurahan. Estimasi potensi sampah yang berjalan sekarang sudah kami petakan, dan hasilnya tidak jauh berbeda dengan data DLH,” ujarnya di Kantor Kecamatan Bogor Tengah, Selasa 28 Apeil 2026.

Menurutnya, jika fasilitas PSEL sudah beroperasi, kebutuhan pasokan sampah akan meningkat. Karena itu, kualitas sampah juga harus diperhatikan agar sesuai dengan standar pengolahan energi.

Ia mengimbau warga untuk mulai memilah sampah, terutama memisahkan material seperti logam, kaca, beling, serta sampah dengan kadar air tinggi yang tidak efektif untuk proses pembakaran energi.

Selain edukasi, pihak kecamatan juga menekankan perubahan perilaku masyarakat dalam membuang sampah. Warga diminta tidak lagi membuang sampah ke Sungai Ciliwung yang melintasi wilayah tersebut.

“Tidak perlu lagi buang sampah ke sungai. Cukup letakkan di depan rumah, nanti petugas akan angkut. Sekarang justru kita butuh sampah untuk pengolahan,” tegasnya.

Upaya ini juga dibarengi dengan penyisiran wilayah yang belum terjangkau layanan angkutan sampah, seperti di Kelurahan Paledang dan Ciwaringin. Pemerintah kecamatan menargetkan seluruh titik dapat terlayani secara optimal seiring dengan persiapan menuju operasional PSEL.

Komentar