Tak Ada Ruang untuk Lambat! Wali Kota Tangerang Perintahkan ASN Gerak Cepat Tanggapi Aduan Warga

RASIOO.id– Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) bergerak cepat dan sigap dalam merespons setiap keluhan warga.

Penegasan itu disampaikan usai apel sekaligus pemberian penghargaan kepada pegiat sosial dan organisasi perangkat daerah (OPD) berprestasi di lingkungan Pemkot Tangerang, Senin 4 Mei 2026.

Dalam arahannya, Sachrudin menekankan bahwa tidak boleh ada laporan masyarakat yang diabaikan. Ia bahkan membuka jalur langsung bagi warga untuk menyampaikan aduan kepadanya jika tidak mendapat respons dari dinas terkait.

“Silakan laporkan. Kalau tidak direspons, langsung sampaikan ke wali kota. Kita pastikan semua ditindaklanjuti,” tegasnya.

Untuk mempermudah komunikasi, Pemkot Tangerang telah menyediakan aplikasi LAKSA (Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda). Namun, menurutnya, pelayanan publik tidak cukup hanya mengandalkan sistem digital, melainkan juga membutuhkan kepekaan dan keterbukaan dari seluruh jajaran pemerintah.

“Ini bukan sekadar program. Ini komitmen nyata. Setiap aduan harus dijawab dengan tindakan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot juga memberikan apresiasi kepada berbagai elemen sosial seperti Tenaga Sosial Kecamatan (TSN), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna, hingga Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), serta OPD dengan kinerja terbaik. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.

Sachrudin menilai, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari kolaborasi banyak pihak. Ia pun mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha hingga media, untuk terus bersinergi demi meningkatkan kesejahteraan warga.

“Semangat kebersamaan harus terus kita jaga. Kepedulian itu dimulai dari diri sendiri, lalu meluas ke lingkungan,” katanya.

Selain itu, persoalan infrastruktur jalan yang sempat dikeluhkan warga, terutama saat musim hujan, turut menjadi sorotan. Ia mengakui kondisi tersebut, namun memastikan perbaikan telah dan terus dilakukan secara bertahap.

“Memang saat hujan jalan bisa terdampak. Tapi sekarang sudah kita instruksikan, tidak boleh ada jalan berlubang di Kota Tangerang,” tegasnya lagi.

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh dinas terkait agar segera melakukan perbaikan sekaligus meningkatkan kualitas jalan di berbagai wilayah. Dengan langkah ini, Pemkot Tangerang ingin memastikan pelayanan publik berjalan maksimal dan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

Langkah tegas ini sekaligus menjadi sinyal bahwa respons cepat terhadap aduan warga kini menjadi prioritas utama, bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata di lapangan.

Komentar