RASIOO.id – Sejumlah warga menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Kayumanis, Kota Bogor.
Penolakan tersebut muncul karena warga menilai belum ada sosialisasi yang memadai dari pemerintah terkait rencana proyek tersebut.
Selain itu, warga juga menilai lokasi Kayumanis yang berada di kawasan padat penduduk tidak tepat untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah berskala besar. Mereka khawatir keberadaan PSEL dapat berdampak pada kesehatan serta kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim tidak memberikan tanggapan panjang terkait adanya penolakan dari warga. Saat dikonfirmasi, ia hanya menjawab singkat dan menyatakan tidak ada persoalan seperti yang disampaikan.
“Gausah lah, kita kan nggak ada yang gitu-gitu,” ujar Dedie.
Meski demikian, warga berharap Pemerintah Kota Bogor dapat mendengar dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebelum melanjutkan rencana pembangunan PSEL di wilayah Kayumanis. Warga juga meminta adanya sosialisasi yang terbuka serta kajian yang jelas terkait dampak lingkungan dan kesehatan dari proyek tersebut.











Komentar