RASIOO.ID – Gejolak penolakan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, semakin memanas.
Kali ini, warga Kampung Lamping, RW11, Kelurahan Kayumanis, menunjukkan aksi nyata dengan memasang sejumlah banner penolakan di lingkungan permukiman mereka.
Pantauan di lokasi, banner bertuliskan “WARGA RW11 MENOLAK KERAS PEMBANGUNAN PSEL…!” tampak terbentang di sejumlah titik dan diikat pada pohon-pohon di area kampung. Keberadaan banner tersebut menjadi simbol kuat penolakan warga terhadap rencana Pemerintah Kota Bogor membangun fasilitas pengolahan sampah modern di kawasan tersebut.
Aksi pemasangan banner itu memperlihatkan bahwa penolakan masyarakat bukan sekadar keluhan biasa, melainkan bentuk kekhawatiran serius terkait dampak lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan dari proyek PSEL.
Sejumlah warga mengaku masih trauma dengan citra tempat pembuangan sampah yang identik dengan bau menyengat, pencemaran lingkungan, serta potensi gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Sebelumnya, gelombang penolakan juga datang dari para emak-emak di kampung munjul RW 06 Kayumanis Kota Bogor . Mereka menilai sosialisasi yang dilakukan pemerintah masih minim dan belum mampu menjawab kekhawatiran masyarakat secara menyeluruh.










Komentar